• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seputar Kota

PLN Meluncurkan Program 1.000 Renewable Energy For Papua

18 October
21:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Tanah Papua dengan bentang alam dan kekayaan geografisnya, serta paparan pegunungan dan hutan rimba, dan masih luasnya jangkauan antara wilayah satu dengan lainnya, menjadi tantangan dalam mengalirkan listrik ke rumah-rumah para penduduknya.

Dengan lokasi desa yang berjauhan dan faktor alat transportasi yang menantang membuat PLN harus menyusun skenario alternatif untuk melistriki Bumi “Cendrawasih”. 

Untuk itu PLN meluncurkan program 1.000 renewable energy for Papua yang digelar di kantor pusat PLN Jalan Trunojoyo - Kebayoran Baru - Jakarta Selatan, hari ini Jumat (18/10/ 2019)

“Berdasarkan data Kementerian ESDM rasio elektrifikasi (RE) di Provinsi Papua adalah 94, 28% dan Papua Barat 99,99%, sehingga saat ini RE di dua provinsi itu adalah sebesar 95,75%, yang dicapai melalui kontribusi PLN 58,25%, program lampu tenaga surya hemat energy (LTSHE) dari Kementerian ESDM dan listrik Swadaya inisiatif pemda-pemda setempat.  Masih ada sekitar 1.724 desa yang gelap gulita, dari jumlah desa sebanyak 7.358 desa sehingga PLN meluncurkan program 1.000 renewable energy for Papua sebagai tindak lanjut dari program ekspedisi Papua terang”, ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi FX sutijastoto, mewakili Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam sambutannya saat peluncuran program itu di Jakarta, hari ini, Jumat (18/10/2019).

PLT direktur utama PLN Sripeni Inten Cahyani dalam kesempatan itu turut memaparkan program 1.000 renewable energy for Papua ini merupakan inisiatif strategis PLN untuk mencapai target rasio elektrifikasi 100% pada tahun 2020.

“PLN menggelar survey  ekspedisi Papua terang di bulan Agustus-September 2018 melibatkan 165 mahasiswa pecinta alam dari 5 kampus perguruan tinggi negeri. Ekspedisi ini melibatkan juga 8 dan TNI Angkatan Darat”, Ungkapnya. 

Sripeni  menjelaskan tujuan survey ekspedisi adalah untuk mendapat data bagi keperluan penyusunan rencana paling efektif, melistriki ratusan desa di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sripeni mengatakan dengan berbekal data dari ekspedisi Papua terang, PLN pun memancangkan rencana pelistrikan untuk 1.123 desa, yang jumlahnya meningkat jauh dari rencana semula melistriki 415 desa. 

“Program lanjutan dari ekspedisi Papua terang inilah yang bertajuk program 1.000 renewable energy for Papua, mewujudkan Papua terang 2020”, sebutnya. 

Sementara Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PLN Ahmad Rofiq menerangkan dari hasil kajian dan survei PLN ada empat alternatif pembangkit listrik yang ditawarkan dalam program 1.000 renewable energy for Papua yakni; pembangkit listrik tenaga pikohidro, tabung listrik pembangkit listrik tenaga biomassa serta pembangkit listrik tenaga surya. 

Adapun dalam rangkaian acara peluncuran ini turut hadir perwakilan berbagai pihak yang telah berkontribusi penting menyukseskan survei ekspedisi Papua terang di antaranya; perwakilan para anggota TNI Angkatan Darat, para mahasiswa dan pendidik dan peneliti dari berbagai kampus pun turut hadir dalam acara peluncuran untuk menyampaikan presentasi mereka.

Demikian juga mahasiswa dari kelima kampus tersebut turut menggaungkan dukungan terhadap program ekspedisi Papua terang 1000 energi for Papua.(IRV)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00