• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nama & Peristiwa

Kemenpar dan Gubernur Bali Apresiasi Festival Jatiluwih 2019

22 September
18:37 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Dinobatkan menjadi situs warisan dunia oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa  attau United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), Daerah wisata Jatiluwih kian menonjolkan keunikan agriculture nya dengan mengadakan Festival Jatiluwih yang ke-3. 

Mengusung tema Glorifiying Dewi Sri For Prosperity yang artinya bersyukur dan memuliakan sosok Dewi Sri sebagai Dewi Kesuburan. Dalam tema tersebut dimaknakan sebagai bentuk bersyukur masyarakat Jatiluwih, Tabanan atas kemakmuran lumbung padinya. 

Acara yang digelar pada 20 hingga 23 September ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Diwakili oleh tenaga ahli bidang pemasaran dan kerjasama pariwisata, I Gede Pitana menyatakan kebanggaanya terhadap Fesitval Jatiluwih 2019. 

“Ini adalah kali ke-3 Festival Jatiluwih diadakan, saya termasuk yang mengikuti perkembangan fesitval ini dan kali ini saya apresiasi sebesar-besarnya kepada Bupati Tabanan dan Penyelenggara Festival Jatiluwih ini, berkat Festival Jatiluwih ini, Jatiluwih menjadi Top Ten Bali’s Destination," ujar Pitana, di lokasi acara, Minggu (22/9/2019). 

Pitana menjelaskan pentingnya mengadakan festival seperti ini guna memperkenalkan kearifan lokal dan budaya yang dipertahankan masyarakat Jatiluwih. “Yang pertama tentunya ialah meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, kemudian Festival yang kaya akan pertunjukan budaya seperti Festival Jatiluwih ini, sangat menunjukan culture value yang mewakili keanekaragaman budaya di Indonesia, sehinga saya membawa pesan Pak Menteri agar pelaksanaan Fesitval seperti ini dapat terus eksis dan berkembang," ujar Pitana saat menghadiri acara tersebut.

Saat ditanya dukungannya agar Festival Jatiluwih tetap eksis, Pitana menyebutkan selain dukungan materil, Kemenpar turut mempromosikan agenda acara tersebut kepada manca negara. 

“Walaupun Fesitval Jatiluwih belum dapat dimasukan kedalam agenda tahunan nasional Kemenpar dengan alasan belum 5 Tahun, namun bantuan dari kami tetap terlaksana dan Festival Jatiluwih masuk kedalam agenda promosi kami hingga luar negeri," jelas Pitana.

“Karena Jatiluwih Festival sudah sangat layak menjadi acara tahunan, namun secara prosedur harus diadakan selama 5 Tahun berturut-turut," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, ungkapan apresiasi yang sama juga diungkapkan Gubernur Provinsi Bali yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bali, Ni Luh Made Wiratmi. Ia membawa pesan Gubernur Bali menyampaikan akan terus mendukung Festival Jatiluwih yang telah menyumbang citra Bali yang positif dengan kearifan lokal masyarakatnya hingga turut menjaga status World heritage. 

“Mewakili Gubernur Provinsi Bali, kami mendukung sepenuhnya agar Festival Jatiluwih ini agar dapat terus terlaksana, kami akan support hingga acara ke 4, ke 5 dan seterusnya," ujar Wiratmi.

“Kami sangat bangga terhadap konsep dan tema yang diusung dalam Festival Jatiluwih ini, dengan mengajak masyaratak untuk bersyukur dan menjaga tanah Jatiluwih ini bersama,” ujarnya.  

“Kami berharap DTW Jatiluwih dapat terus berkarya, berinovasi dan mengembangkan Wisata di Jatiluwih ini, sehingga dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekita, namun tetap mempertahankan warisan budaya turun temurun," harap Wiratmi. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00