• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nama & Peristiwa

Anies Diminta Tidak Izinkan PKL Jualan di Trotoar

11 September
21:32 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk tidak mengizinkan para pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar. Terlebih, sterilisasi gangguan pejalan kaki di trotoar telah diatur dalam UU Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.

Permintaan itu disampaikan Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga, dalam acara dialog yang mengangkat tema ‘Menyongsong Revisi Perda RDTR (Rencana Detail Tata Ruang)’, yang berlangsung di ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/9/2019).

“Kalau ada peraturan di bawahnya seperti Permen PUPR, Perda dan Pergub itu melanggar UU, yah harusnya kita kembalikan ke UU sebagai aturan yang lebih tinggi,” ujar Nirwono.

Ia juga meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak mengambil contoh kota maju di negara lain yang mengizinkan PKL berjualan di trotoar. “Tidak hanya kultur yang berbeda, tapi tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dengan negara lain juga beda,” katanya.

Menurutnya, selama ini Anies menilai penataan PKL di trotoar bisa dilakukan seperti di kota-kota besar di dunia yang mampu menata kios permanen maupun mobile dengan baik di sejumlah trotoar.

“Biarpun contohnya seperti New York, London dan Paris bagus begitu, tapi ketika berada di Indonesia kan yang dipakai peraturan Indonesia. Begitu celah pelanggaran UU boleh dilakukan, saya khawatir nanti akan diikuti daerah lain, karena aturan UU berlaku se-Indonesia,” ucapnya.

Jika itu terjadi, lanjutnya, maka Jakarta justru menjadi contoh yang buruk bagi daerah lain. “Pemprov juga bisa libatkan kantor-kantor yang ada di Jakarta untuk memfasilitasi PKL lewat kantin, termasuk mengajak mereka dalam setiap kegiatan festival,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00