• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Urban

Peneliti IPB, Temukan Sel Punca Untuk Gantikan Terapi Pacu Jantung

14 March
02:38 2019
1 Votes (5)

KBRN, BOGOR :  Kemajuan dunia kesehatan, khususnya dibidang ilmu dan penelitian terus berkembang sedemikian pesat.  Di kampus rakyat Institut Pertanian Bogor (IPB), salah satu mahasiswanya mengaku berhasil menemukan obat yang diklaim mampu menggantikan terapi pacu jantung tetap.

Dr.dr. Agus Harsoyo, SpJP(K), salah satu mahasiswa program doktoral di IPB dalam keterangan persnya didampingi  Wakil Rektor IPB Bidang Riset dan Kerjasama, Prof.Dr.Ir. Anas Miftah Fauzi,  usai acara penyampaian paparan materi Sidang Promosi Doktoralnya, di kampus IPB Dramaga,  Rabu (13/03/19) mengaku telah melakukan serangkian uji penelitian  dan berhasil menemukan sel punca mesenkimal yang diklaim mampu menggantikan terapi pacu jantung tetap pada blok hantaran listrik nodus atriventrikuler total.  

“Saya mohon dukungan sekaligus doanya dari rekan-rekan wartawan semua. Harapan saya, tentu apa yang saya temukan ini dapat segera dikembangkan dan dimanfaatkan. Ya, itu tidak lama lagi, insa Allah paling waktunya tidak kurang dari tujuh tahun,” ungkapnya.

Dokter subspesialis jantung dan pembuluh darah di Rumah Sakit RS.PAD Gatot Subroto Jakarta itu menjelaskan, bahwa sel punca mesenkimal dari uji penelitiannya terhadap hewan beruk atau monyet ekor panjang,  ternyata mampu menggantikan terapi pacu jantung tetap pada blok hantaran listrik nodus atriventrikuler total.  “Kenapa saya pakai beruk atau monyet?, karena berug memiliki banyak kemiripan baik secara anatomi dan lainnya dengan manusia,” kata dia.

Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat berpangkat kolonel CKM itu menambahkan, bahwa metode pengobatan yang ia temukan secara gamblang sebetulnya telah diuraikan dalam risetnya yang ia beri judul Diferensiasi dan Identifikasi Kardiomiosit serta Sel Listrik Jantung Koneksin Asal Sel Punca Mesenkimal Sumsum Tulang Macaca nemestria. “Jadi organ-organ tubuh manusia akan mengalami penurunan fungsi seiring dengan pertambahan usia, begitu juga dengan bagian pencetusan dan penghantaran  listrik yang ada di jantung. Dengan memanfaatkan sel punca yang ada pada tulang sumsum, ternyata sel-sel organ tubuh yang rusak itu dapat diperbahrui atau dengan kata lain bisa muda kembali,” ungkapnya.

Jadi, kata dia, sesui hasil riset melalui sumur kultur sel itu, sudah bisa membuktikan bahwa dari aspirasi sumsum tulang monyet ekor pendek/ Beruk terbukti bahwa terdapat sel koneksin 40 dan 43 yang berperan sebagai pencetus dan penghantaran listrik jantung. Sel koneksin ini ditemukan secara in vitro. “Saya optimis, kedepan temuan ini akan menggantikan standar terapi yang ada sekarang ini untuk pengobatan bagi penderita gangguan jantung. Apalagi pengobatan yang ada itu notabene sangat mahal. Metode ini memang yang pertama di dunia, untuk itu bersama IPB akan segera kita patenkan,” tegasnya.(ars)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00