• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Urban

Diesnatalis IPB ke-55, Kampus Rakyat Songsong Era Industri 4.0

28 September
14:18 2018
1 Votes (5)

KBRN, BOGOR :  Kampus Rakyat Institut Pertanian Bogor (IPB) pada bulan September 2018 ini genap berusia ke-55 tahun.  Pada usianya tersebut IPB sebagai salah satu kampus terbaik nasional, bahkan di dunia sekarang ini terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi dalam berbagai bidang riset dan pendidikan perguruan tinggi untuk menyongsong era idustri 4.0.

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Prof.Dr. Ali Gufron Mukti saat membuka peringatan Dies Natalies IPB ke-55, di Gedung Graha Widya Wisuda secara khusus menyampaikan salam dan ucapan selamat kepada IPB atas capaian prestasi yang dicapai IPB diusianya yang kini telah menginjak setengah abad.

“Pak Menteri nitip salam, sekaligus menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-55 kepada IPB. Kami dikementrian tentu sangat mengapresiasi, sekaligus berharap besar kepada IPB agar kedepan terus berkarya dalam melahirkan berbagai inovasi untuk pembangunan masyarakat, bangsa dan Negara,” harapan Prof. Ali Ghufron Mukti.

Selain itu, IPB juga harus bisa menjadikan profesi pertanian menjadi profesi yang diminati oleh masyarakat, khususnya para generasi muda Indonesia. "Ya, tentu bagaimana teknologi pertanian itu terus dimoderenkan oleh IPB dengan sentuhan teknologi dan inovasi pertaniannya sehingga akan ada nilai-nilai tambah yang akan diperoleh,” sarannya.

Apa yang menjadi harapan Prof. Ali Ghufron Mukti dan masyarakat luas kepada IPB ini tentu sangat relevan. Pasalnya, IPB selain berhasil menyabet berbagai penghargaan  sebagai kampus terbaik yang mampu melahirkan produk inovasi terbanyak nasional, ternyata belum lama ini IPB juga berhasil menyabet penghargaan bergengsi dari Kemenristekdikti sebagai Peringkat 1 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) terbaik dalam Pelaksanaan Program dan Anggaran PTN Dengan Raport Kinerja Terbaik.

Rektor IPB, Dr. Arif Satria, menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa pencapaian prestasi gemilang yang berhasil diraih IPB tersebut tentu bukan kerja instan, melainkan  buah kesabaran, ketekunan, kerja keras dan dukungan dari semua pihak kepada IPB. “Sukur alhamdulillah apa-apa yang kami rencanakan tercapai dengan baik. Itu semua tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dan kerja keras dari semua pihak,” kata Rektor IPB.

Maka dari itu dalam usianya yang kini mencapai setengah abad ini,  IPB harus lebih matang untuk terus menjadi leading dalam bidang pertanian.  "Visi kementerian adalah negara menjadikan berkuantiti Indonesia itu adalah aktif terhadap perubahan kalau kita tidak bisa aktif dalam perubahan kita akan mencetak orang-orang yang tidak relevan kedepan,” ujar Rektor IPB.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebagaimana tema yang diusung pada Dies Natalis IPB ke-55 tahun ini, yakni ‘Pertanian 4.0 untuk Kedaulatan Pangan’  maka IPB akan terus melakukan berbagai pembenahan dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga kedepan peranan IPB sendiri akan lebih signifikan bagi masyarakat,bangsa dan Negara. “Masyarakat bersama IPB harus siap menyongsong dan menghadapi era idustri 4.0,” tegas Dr. Arif Satria. (ars)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00