• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Metropolitan

Empat Remaja penyandang disabilitas ikuti kompetisi di RRC

9 December
05:24 -0001
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Yayasan Pembinaaan Anak Cacat – YPAC – Nasional melepas keberangkatan  empat remaja penyandang disabilitas  mengikuti kompetisi Informasi Tecknologi  IT Remaja Disabilitas Asia Pasifik GITC 2016 di Yangzhou Jiangsu RRC. Kegiatan  itu dilangsungkan di kantor YPAC Nasional, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, (15/11/2016)

Ketua Umum Yayasan Pembinaaan Anak Cacat – YPAC  Imbari Kusuma Sembada menjelaskan mereka yang diberangkatkan merupakan delegasi dari Indonesia mewakili teman-teman remaja disabilitas Indonesia, seperti tim perwakilan negara lainnya, empat remaja per team/negara. 

“Anggota tim Indonesia adalah  Fatimah Rahmah (disabilitas pendengaran), Ivo Shadan &  Rudi Yanto (disabilitas fisik), serta Ramandhika Haekal Muhammad (remaja dengan autisme),” ujarnya.

Imbari lebih lanjut menjelaskan kompetisi Informasi Tecknologi  IT Remaja Disabilitas Asia Pasifik GITC 2016 merupakan kompetisi keterampilan IT untuk remaja penyandang disabilitas yang diselenggarakan dari 21-25 November 2016. Para peserta berasal dari 15 negara Asia Pasifik dengan jumlah peserta sekitar 100 orang.

Dijelaskan, Kompetisi Teknologi Informasi se Asia-Pasifik. ada 4 kategori IT kompetisi di GITC: 1) e-Tool Challenge (untuk kemampuan penguasaan program Words, Excell, Powerpoint, dll,), 2) e-Life Map Challenge (kemampuan menggambarkan lewat penggambaran perjalanan yang dilalui untuk menuju lokasi yang ditentukan/dituju) , 3) e-Design Challenge (kemampuan untuk membuat poster dengan tema tertentu), 4) e-Creative Challenge (kemampuan bercerita lewat penggambaran video animasi).  

“Sedangkan Kategori e-Tool dan e-Life Map Challenges merupakan kompetisi perorangan, kategori e-life Map dan e-Creative Challenges  kompetisi kelompok. Untuk kategori kelompok, terdapat lomba e-Design Challenge dan e-Creative Challenge.  e-Life Map Challenge dan e-Tool Challenge masuk dalam kategori individual. Dalam lomba e-Creative Challenge mendorong peserta untuk menghasilkan karya berupa flash game, sedangkan e-Tool Challengemengasah kemampuan penyandang disabilitas dalam membuat dokumen, “ungkapnya.

Imbari Kusuma Sembada lebih lanjut menyebutkan, diperkirakan sekitar 100 remaja usia 15-24 tahun penyandang disabilitas dari 15 negara Asia Fasifik, yang akan mengikuti kompetisi tersebut. Diantaranya Nepal, Malaysia, Korea, Brunei Darussalam, Kamboja. GITC 2016 yang disponsori utama oleh Korean Society for the Rehabilitation of persons with disabilities (KSRPD), sebuah organisasi nirlaba Korea yang memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan penyandang disabilitas, dan setiap tahunnya mengadakan kompetisi sejak 2012.irv

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00