Log In
Komentar Anda
WENZDY ISA on Ketua Dewas RRI : Wacana 2013 Sebagai Tahun “WTP” Untuk RRI
SUTRISNO, H.DRS.AMD on Profil Direktorat Program dan Produksi (1)
HASDI DARMANSYAH, S. PT on ROAD MAP DIREKTORAT KEUANGAN
AGUS SUKOYO on MENJAMIN KEPASTIAN PERJALANAN KARIER PEGAWAI
SUTRISNO, H.DRS.AMD on Profil Direktorat Program dan Produksi (1)
SUTRISNO, H.DRS.AMD on email di rri.co.id
SUTRISNO, H.DRS.AMD on RRI RADIO PEMILU 2014
MUHAMMAD TAUCHID UMAR, S.PT on Panduan
SUTRISNO, H.DRS.AMD on Road Map Direktorat SDM & Umum
SUTRISNO, H.DRS.AMD on MENJAMIN KEPASTIAN PERJALANAN KARIER PEGAWAI
Follow @berita_rri

Archive for June, 2012

PERANANA PENGUASAAN BAHASA INGGRIS …

PERANAN PENGUASAAN BAHASA INGGRIS APARATUR PEMERINTAH DALAM MEMBENTUK PEMERINTAHAN BERKLAS DUNIA

SALAM INVESTIGASI

Saya pikir masih perlu dilanjutkan lagi pencerahan tentang investigasi sehingga dapat diperoleh persepsi dan pemahaman yang sama tentang Investigasi Jurnalisme yang dimulai dari Bandung. Secara prinsip masih tipis antara indepht news dengan investigatif jurnalisme. Nasrudin RRI Mataram

Citizen Journalism

CITIZEN JOURNALISM 2011docx

PEDULI TEMAN

Innalillahi wainna ilaihi rajiun, tiga hari lalu kita kehilangan seorang tempat bernama Yusrizal. beliau adalah staf teknik transimisi pada RRI Padang. Alm meninggal mendadak dalam usia 52 tahun di rumahnya Kec. Aur Birugo Tigo Baleh Bukittinggi.  Alm meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak. Mari kita doakan semoga alm mendapat ampunan Allah SWT, amin.
Pada hari yang sama kawan kita Rosnelly staf Siaran RRI Padang juga kehilangan suami tercinta karena meninggal dunia setelah dirawat beberapa minggu di RS.M.Jamil Padang.  Mari kita doakan semoga kedua alm mendapat ampunan Allah SWT, amin yarabbal alamin.

Workshop Jurnalisme Investigatif – Bandung, 6-8 Juni 2012

DIT-PP, Bandung : 20 proposal dari  49 proposal  berasal dari 27 stasiun yang diterima panitia Penguatan Program Pemberitaan workshop investigatif  Jurnalisme dinyatakan lolos.

 

Adalah juri yang terdiri dari satu wakil RRI dan dua dari luar RRI, yang menentukan lolosnya 20 proposal tersebut  untuk mengikuti Workshop investigatif jurnalisme di Bandung mulai 6-8 Juni 2012.

Penilain para juri meliputi Kejelasan Isu / Masalah, Kompleksitas masalah, menyangkut kepentingan publik atau tidak dan ketepatan memilih narasumber.

Dalam workshop  jurnaslisme investigatif yang berlangsung di Bandung ini para peserta mendapat arahan dari Anggota Dewan Pengawas LPP RRI  -  Dwi Hernuningsih, Dirut LPP RRI – R. Niken Widiastuti dan  Direktur PP Masduki.  Para peserta workshop juga mendapat masukan dan  mentoring bagaimana membuat laporan ivestigasi yang benar dari  narasumber  Soleman Yusuf (Reporter Senior/Kepala RRI Madiun), Hendrasmo (Wartawan internews / Koresponden BBC seksi Indonesia/peneliti) dan Eko Maryadi (Ketua Aliansi Jurnalis Independen – AJI Indonesia).

Para peserta dalam praktek dibagi dalam tiga kelompok masing-masing terdiri dari tujuh orang, membahas  proposal mereka  dengan dipandu nara sumber secara mendalam sampai akhirnya di breakdown menjadi layout naskah yang nantinya akan digunakan oleh para peserta sebagai panduan  saat mencari  bahan dan membuat naskah laporan investigasi.

Setelah mendapat arahan dan mentoring, para peserta merasakan bahwa apa yang mereka peroleh dalam workshop ini amat bermanfaat karena  menambah pengetahuan dan membuka wawasan mereka, dalam membedakan laporan investigasi dengan  laporan pendalaman, dan laporan biasa, serta bagaimana memilah isu yang hanya cukup disajikan dengan laporan mendalam dan isu yang bisa diangkat dengan laporan  investigasi.

Para peserta diberikan waktu selama dua minggu untuk menyelesaikan keseluruhan proses produksi mulai penggalian data, wawancara dengan saksi pelaku dan nara sumber  serta pihak-pihak terkait sampai penulisan naskah dan produksi paket laporan investigatif.

Kemudian, Paket Laporan Investigasi yang sudah selesai diproduksi, disiarkan oleh RRI setempat  dan dikrim ke Panitia Workshop di Bidang Pemberitaan Direktorat Program dan Produksi.  Paket laporan investigasi akan  kembali diseleksi untuk mendapatkan laporan investigatif terbaik yang akan mendapatkan penghargaan khusus oleh Direktur Program dan Produksi.

Setelah mengikuti workshop investigatif Jurnalisme, ke dua puluh peserta ini diharapkan dapat menjadi  pioneer dalam produksi laporan-laporan investigasi diseluruh tanah air. Program penguatan pemberitaan ini juga diharapkan dapat terus berlangsung  secara  berkesinambungan pada tahun-tahun mendatang untuk mendapatkan kader-kader baru yang handal. (mz-tetap semangat)

. Foto bersama Kepala RRI Bandung - Eddy Sukmana, Anggota Dewas - Dwi hernuningsih, Dirut RRI - R Niken Widiastuti, Direktur PP – Masduki dan Kepala RRI Madiun Soleman Yusuf beserta peserta Workshop Investigatif Jurnalisme

Pengarahan Anggota Dewas LPP-RRI Dwi hernuningsih

Pengarahan Dirut LPP-RRI R niken Widiastuti

 


  • Pengarahan Direktur Program dan Produksi LPP-RRI Masduki
  • Sharing Investigatif Jurnalisme, dipandu moderator Muhsin Zein (kiri) dengan narasumber Eko Maryadi ( tengah) dan Hendrasmo (Kanan)

    Ketua Paniltia pelaksana Workshop Kabid PPP-DIT PP Istugutari bersama peserta workshop.

To BECOMING A LEADER

    by : godlief richard poyk

  

Socrates mengingatkan kita, “adalah berada dalam realitas tentang apa diri kita sebagaimana yang tampak.”

 

Terlalu sering kita berusaha menjadi seorang “manusia yang berbuat” sebelum kita menjadi seorang “manusia yang menjadi”.  Seorang pimpinan (bukan pemimpin) yang karena uji kelayakan dan kepatutan, karena lain-lain, kemudian ditetapkan dengan sebuah surat keputusan dan jadilah seorang pimpinan pada level atau struktur tertentu dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu seorang  disebut pimpinan karena ditunjuk dan dilantik tetapi pemimpin sangat berbeda, dia dipilih, diakui dan biasanya punya pengikut.

Inilah yang dimaksudkan oleh Socrates, bukan saja menjadi seorang manusia yang berbuat karena ditunjuk, diangkat, dilantik yang hanya bisa memberi instruksi dan komando (manusia yang berbuat) tetapi menjadi manusia yang menyatukan pimpinan dan pemimpin – kepemimpinan  (manusia yang menjadi).

 Setiap orang membicarakannya, tapi hanya sedikit yang memahaminya. Kebanyakan orang ingin menjadi pemimpin namun  hanya sedikit yang mendapatkannya atau mencapainya.

Memimpin adalah pekerjaan yang sangat sulit. Setiap manusia pada level atau struktur apapun akan berusaha untuk melakukannya. Menjadi pemimpin yang berbeda dengan pemimpin yang lain adalah salah satu tujaan utama yang dicita-citakan oleh setiap orang sehingga kita tidak saja berusaha menjadi seorang “manusia” yang hanya berbuat tetapi menjadi seorang “manusia” yang menjadi, mampu menyatukan keselarasan dan keterpaduan yang ada dalam diri kita.

Keselarasan dan keterpaduan adalah “kepemimpinan” dan faktor kepemimpinan yang paling penting adalah :

INTEGRITAS……….

Dalam kamus disebutkan : Integritas adalah “ keadaan menjadi lengkap merupakan kesatuan”. Seseorang yang punya integritas tidak akan membagi loyalitas  atau ( sikap mendua ), ataupun dia hanya berpura-pura ( kemunafikan). Orang yang memiliki integritas adalah orang yang “utuh” mereka bisa diidentifikasi dengan kesatuan pikirannya. Orang yang memiliki integritas tidak punya apapun untuk disembunyikan dan tidak punya apapun untuk ditakuti. Pemimpin yang mempunyai integritas, kehidupannya seperti buku yang terbuka dan dapat dibaca oleh siapapun. Seorang yang punya integritas adalah orang yang menetapkan sistem norma untuk menilai semua kehidupan.

Integritas bukanlah apa yang kita lakukan (berbuat) melainkan siapa diri kita (menjadi). Siapa diri kita, pada gilirannya akan menetapkan apa yang kita lakukan. Karena kepemimpinan adalah kepercayaan maka semakin besar diri kita dipercaya semakin besar pula kepercayaan orang terhadap diri kita. Maka semakin besar pula pengaruh kita kepada orang (staf).

Integritas mengikat diri kita bersama dan membangkitkan jiwa kepuasan di dalam diri kita. Ketika Integritas menjadi wasit dalam kepemimpinan kita maka kita akan konsisten karena keyakinan kita akan tercermin oleh tindak tanduk dan perilaku kita. Kata, ucapan seiring dengan perbuatan.

Delapan puluh persen dari apa yang dipelajari manusia di dunia ini didapat melalui stimulasi visual, 10 persen melalui stimulasi pendengaran sedangkan 1 persen melalui indra lainnya. Untuk itu semakin banyak orang  (staf) melihat dan mendengar pimimpinnya konsisten dalam tindakan dan perkataan , semakin besar pula konsistensi dan loyalitas mereka. Apa yang mereka dengar, mereka pahami. Apa yang mereka lihat, mereka percaya dan melakukan.

Integritas juga mampu menciptakan perubahan positif seperti yang dikatakan oleh James P. Kouzes dan Barry Posner dalam buku mereka “ The Leadership Challenge” : bahwa pengikut mengharapkan empat hal dari pemimpin mereka :kejujuran, kecakapan, wawasan dam ilham. Sayangnya, integritas merupakan komoditi yang mulai lenyap pada zaman sekarang. Standar nilai pribadi sang pemimpin sedang pupus dan runtuh di dunia yang sedang mengejar kesenangan dan jalan pintas.

Bagaimana dengan kita yang telah diberi kepercayaan , kesempatan dan tanggung jawab untuk menjadi seorang pimpinan dan pemimpin. Saya percaya bahwa jawabannya ada pada kita karena yang diperlukan orang (staf) bukanlah motto untuk dikatakan, melainkan teladan (action) untuk dilihat.

Karena Anda hanya akan menjadi apa yang menjadi diri Anda sekarang ini :

Walau Anda tidak bisa kembali

dan membuat awal yang baru lagi, kawan.

Siapapun juga bisa memulai sejak sekarang

dan membuat akhir yang baru…….<ripo2012>

 

 

 

Usul kepada Momod dan Mimin

mau tanya kepada om momod dan mimin :

1. di forum ini boleh buka lapak ga? misalkan dagang, jual jasa, konsultasi dan lain2

2. klo bisa dibikin RULES yang boleh dilakukan dan ga bole  dilakukan

3. sekedar usul klo bisa dibuat reward poin untuk posting yang berkualitas

4. Thread yang identik sebaiknya di merge agar tidak ada pertanyaan yang berulang ulang (kasihan yang jawab ^_^)

5. Perlu dibuat tim moderator untuk menangani masalah2/pertanyaan yang spesifik (terkait dengan bidangnya)

6. Kepada YTH para akademisi mohon untuk kontribusi artikel di forum ini supaya kami PBPNS bisa menambah ilmu khususnya bidang teknik siaran dan multimedia

7. Kepada momon dan mimin klo bisa username bisa dirubah soalnya usernamenya puaaaannnnjaaaaaang banget

8. perlu dibuatkan halaman FAQ terkait penggunaan forum ini

Semoga forum ini applicable sesuai dengan kebutuhan lembaga, bukan sebagai accesories dari portal rri.co.id atau hanya untuk meningkatkan traffic/rangking. Terima Kasih

Edit : Lupa aktifkan comments