UMK 2014 Trenggalek Diusulkan Sebesar RP 970.000
Tgl: 01/11/2013 10:19 Reporter: Kartika

KBRN, Madiun : Setelah mengadakan survei yang dilakukan oleh tim dewan pengupahan ke berbagai pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek, sehingga tim dewan pengupahan mengusulkan besar UMK 2014 trenggalek sebesar RP 970.000 setiap bulan. Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 naik Rp 66.100 dari semula Rp 903.900 per bulan.

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Disnakertransos Kabupaten Trenggalek, Suparman mengatakan rancangaan UMK tersebut telah melalui proses yang panjang, mulai dari survei kebutuhaan hidup layak (KHL) hingga pembahasan di tingkat dewan pengupahan kabupaten.

“Kami merasa usulan ini sangat rasional, karena dari hasil kebutuhan hidup layak di Trenggalek itu sebesar Rp969.000, sehingga ini sudah diatas KHL," ujarnya, Jumat (1/11/2013).                                                                           

Dijelaskan, survei KHL tersebut dilakukan di tiga pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek, yakni Pasar Pon, Pasar Durenan dan Pasar Gandusari.

Selain hasil survei, penetapan usulan nilai UMK tahun 2014 tersebut juga didasarkan dari laju inflasi  sekitar 7,30 persen.

Suparman menambahkan, proses pembahasan nilai UMK di tingkat dewan pengupahan kabupaten sempat berjalan alot, perwakilan pekerja meminta kenaikan upah yang cukup tinggi, sedangkan pihak pengusaha menghendaki kenaikan yang rendah.

Sesuai dengan rencana, usulan UMK Trenggalek tersebut akan dikirimkan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Biro Kesejahteraan Rakyat pada Jumat (1/11/2013).

Setelah itu, tim dari provinsi akan melakukan pembasahan ulang dan  akan disahkan oleh Gubernur Jawa Timur, tanggal 21 November mendatang. (Kartika/HF)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional