Buruh Jatim Minta UMK 2014 Rp 2.610.000.
Tgl: 16/10/2013 17:53 Reporter: Benny Hermawan

KBRN, Surabaya: Menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota 2014 sebesar 50 persen, ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim gelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (16/10/13).

Dengan mengendarai 7 armada bus, dan puluhan kendaraan roda dua, para buruh dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ini langsung merapat di depan kantor Gubernur, dan tidak berselang lama, perwakilan massa akhirnya ditemui Wakil Gubernur Saifullah Yusuf yang didampingi Asisten III Bidang Kesra Setdaprov Edi Purwinarto dan Kepala Disnakertransduk Hary Soegiri.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan SPSI Jatim, Moestopo, mengatakan, tuntutan UMK naik 50 persen tersebut merupakan hal yang realistis, para buruh kata Moestapa sudah melakukan kajian-kajian berdasarkan indikator yang ada, baik itu dari KHL, maupun inflasi.

Kenaikan itu telah mengacu Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim Nomor 63 tahun 2013 tentang tata cara penetapan dan penangguhan UMK Kabupaten/Kota dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota di Jatim, semua itu telah mempertimbangkan tujuh hal.

"Antara lain, nilai kebutuhan hidup layak (KHL), nilai UMK tahun sebelumnya, perhitungan inflasi didasarkan pada asumsi inflasi RAPBN tahun berikutnya, kondisi pasar kerja dan kemampuan perusahaan," ungkap Moestopo usi di temui Wagub Jatim Saifullah Yusuf. 

Dengan tututan yang di minta buruh, UMK 2014 naik 50 persen, Ini berarti, jika UMK Surabaya 2013 sebesar Rp 1.740.000, maka UMK 2014 diharapkan naik menjadi Rp 2.610.000.

Menanggapi hal itu, Gus Ipul mengatakan, usulan dari buruh tentang besaran UMK 2014 akan menjadi bahan pertimbangan dalam diskusi dan pembahasan lebih lanjut tentang besaran UMK sebelum ditetapkan oleh Gubernur Soekarwo.

"Semua usulan kita terima dan akomodasi, baik yang mengusulkan UMK 2014 sebesar Rp 2,5 juta maupun Rp 3 juta. Kan setiap tahun kita (Pemprov) juga menerima usulan dari berbagai pihak," timpal Wagub. (Benny H/AKS)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional