Eks Pemilik Hotel Pena Mas Disidang atas Tuduhan Menjual Aset Pailit
Tgl: 24/09/2013 18:16 Reporter: Kamaru Rahman

KBRN, Makassar : Eks pemilik hotel Pena Mas Heri disidang di Pengadilan Negeri Makassar. Ia dituduh melakukan penipuan dengan menjual aset yang sudah dinyatakan pailit. Kejadian penipuan bermula saat terdakwa Heri mengaku tak bisa lagi melunasi kreditnya di CIMB Niaga sebesar Rp18 Milyar dengan jaminan hotel Pena Mas.

Korban Tommy kemudian melunasi pinjaman Heri pada CIMB Niaga setelah diyakinkan oleh Terdakwa bahwa Hotel Pena Mas tidak masuk dalam budel pailit dengan cara memerlihatkan dokumen. Setelah kreditnya dilunasi, Terdakwa meminta lagi Rp3 Milyar disertai janji pengelolaan Hotel Pena Mas akan diserahkan seluruhnya.

Kerugian korban Tommy Lubianto sekitar Rp22 Miltar. Usai pembacaan dakwaan, melalui Penasehat hukumnya Surya Dani langsung mengajukan eksepsi. Menurut Surya Dany Waktu kejadian pidana dalam dakwaan jaksa  tidak konsisten dan dasar proses hukum menggunakan bukti palsu berupa Notulen RUPS januari 2012 dan Putusan PK yang menyatakan Hotel Pena Mas masuk dalam budel pailit seperti dakwaan jaksa juga tidak benar.

“Bahwa dalam dakwaan jaksa disebutkan sesuai putusan PK bernomor 25 Hotel Pena Mas masuk dalam budel pailit padahal putusan PK tersebut sama sekali tidak menyinggung hotel pena mas,” kilah Surya Dany, Selasa (24/9/2013)

Hakim ketua Zulfami sempat menegur pengunjung sidang dan panitera pengganti untuk menonaktifkan ponselnya. Jaksa Penuntut Umum Hairani Adam dan Arie Chandra meminta waktu satu pekan untuk menanggapi eksespi terdakwa. Sidang ditunda hingga Senin, (07/10/2013) atau 2 pekan mendatang untuk jawaban jaksa terhadap eksepsi. (KMR/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional