Gugatan Pilkada Makassar Berakhir di MK, Dewan Nilai Itu Hal Wajar
Tgl: 23/09/2013 19:46 Reporter: Khaeruddin Borahim

KBRN, Makassar: Pasangan Kandidat Walikota Makassar Irman – Busrah Gugat ke Mahkama Konstitusi, Tim Calon Walikota Makassar Adi Rasyid Ali itu hak dia.

Meskipun pemilihan kepala daerah Kota Makassar telah berakhir namun sejumlah kandidat pasangan calon walikota Makassar tidak puas dengan kinerja KPUD di setiap daerah terbukti, Pasangan Irman YL dan Busrah Abdullah akhirnya menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

“Gugatan ini merupakan hampir mencapai 90 persen setiap pemilihan kepala daerah di Indonesia berujung dengan MK hanya persoalan perhitungan suara seperti yang terjadi di Pilwalkot Makassar memunculkan peluang gugatan darai pasangan yang merasa di rugikan.

Kepada wartawan dikediamannya Jalan Aruoepala Kabupatn Gowa, Senin (22/9/13), Kandidat Calon Wakil Walikota Makassar Busrah Abdullah mengatakan pihaknya segera menggugat pihak KPU sebab di Pilkada Makassar disinyalir ada penggelembungan suara atau jumlah pemilih dari tingkat PPS dan PPK yang tidak sesau dengan data C1.

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Makassar saat di temui mengatakan persoalan Gugagatan itu erupakan hak dia sebab kita butuhkan adala terlaksana secara baik di pemilukada Makassar secara baik.

Beda dengan Anggota DPRD Makassar Yusuf Gunco menuturkan masalah gugatan pilkada merupakan cermin buruknya kinerja KPU yang melahirkan sebagian besar potensi konflik di daerah sehingga sengketa pemilukada banyak melanggar peraturan yang sudah di tetapkan sebagaimana mestinya.

"Intinya masalah gugatan pilkada itu adalah, hal yang wajar hingga berakhir di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab hal itu merupakan sebuah proses pembuktian kebenaran dari proses pesta demokrasi yang penyelenggaranya adalah KPU,”kata Yugo sapaan akrab politisi Partai Golkar yang juga berprofesi sebagai lowyer ini. (Khaeruddin/AKS)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional