Walikota Surabaya Kagumi Figur Jokowi
Tgl: 09/09/2013 19:16 Reporter: Indriatno

KBRN, Surabaya : Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi akhir-akhir ini terus meroket. Tak heran, jika mantan Walikota Solo tersebut dianggap sebagai calon presiden yang banyak mendapat dukungan.

Ini dibuktikan dari hasil jajak pendapat berbagai lembaga survey yang  menunjukkan popularitas mantan Walikota Solo tersebut berada di atas beberapa kandidat  presiden lain yang beredar di masyarakat, seperti Prabowo Subianto, Dahlan Iskan, Aburizal Bakri dan Hatta Rajasa.

Melambungnya nama Jokowi tidak lain, karena gaya kepemimpinannya yang merakyat. Hal itu diakui Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Walikota yang juga diusung PDIP bersama Bambang DH dalam Pilwali 2009 lalu ini menilai  Jokowi merupakan sosok pekerja keras.

“Orangnya sederhana dan mau bekerja,” tandasnya, Senin (9/9/2013).

Kesederhanaan Jokowi terlihat dari gaya berpakaian, sementara karakternya sebagai pejabat yang bertipe pekerja keras ditunjukkan dengan berbagai kegiatan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah warga Jakarta untuk melihat keadaan masyarakatnya dan mengetahui langsung permasalahan yang ada di tengah penduduknya.

Meski selama dua periode pernah menjabat posisi walikota Solo, Mantan Kepala Badan Perencanaan kota Surabaya Tri Rismaharini memuji Jokowi adalah figure yang reformis.

“Beliau orangnya berpikiran demokratis dan reformis,” ujarnya.

Ketika ditanya peluang Jokowi sebagai calon presiden RI, Risma mengaku enggan menanggapinya.

“Saya tdiak ditataran itu, nanti saya salah lagi," tuturnya.

Meski demikian, Walikota perempuan pertama di Surabaya tersebut menegaskan, tidak ada yang bisa menghalangi siapapun yang akan maju sebagai pemimpin Negara.

“Silahkan, pasti Tuhan memilihkan yang terbaik untuk warga Indonesia,” katanya.

Risma mengakui, dirinya tidak mengetahui persoalan politik yang berkaitan dengan pilpres mendatang. Pasalnya, menurut Walikota Surabaya yang pernah masuk kategori terbaik di dunia bersama Jokowi semasa memerintah  Solo, ia tidak berhubungan dengan masalah pencapresan.

“Saya tidak tahu persis, karena memang saya tidak berada di sana,” terangnya.

Namun, risma yakin dengan konsistensi gaya kepemimpinan dan program-programnya dalam membenahi Jakarta. Jokowi dianggap sebagai salah satu capres yang potensial.

“Saya yakin dengan konsistensi Pak jokowi bisa,” pungkasnya. (Indriatno/WDA)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional