Puluhan Pembalap Ikuti Tour de Ijen
Tgl: 03/09/2013 19:56 Reporter: Iwan Bagus Irawan

KBRN, Jakarta : Melalui lomba Balap sepeda yang mampu mengangkat suatau daerah atau negara menjadi cermin Tour de Ijen 2013 khusus bagi tim balap sepeda dalam negeri dengan pembalap luar negeri. Hanya enam tim terbaik Indonesia yang akan mengikuti ajang balapan di Kabupaten Banyuwangi tersebut

Penilaian tim terbaik dalam negeri itu dilihat dari hasil balapan selama tahun lalu. Keenam tim yang terpilih adalah, Tim Nasional (timnas) proyeksi SEA Games, BRCC Banyuwangi, Putra Perjuangan Bandung, Binong Baru, Custom Cycling Club (CCC) Tangerang, dan Araya Sidoarjo.

Untuk pelaksanaan tour de Ijen kedua tahun ini, ada beberapa perubahan yang terjadi, diantaranya peserta dan rute balapan. Untuk rute balapan, ada penambahan etape untuk tahun ini. Jika tahun lalu berlangsung dalam tiga etape maka tahun ini ditambah satu etape lagi dengan jarak total sepanjang 600 kilometer.

Etape pertama akan dimulai dari Kantor Pemkab Banyuwangi menuju Pantai Pulau Merah dengan jarak sejauh 180 kilometer. Etape awal balapan langsung digeber dengan jalur berkelok mengelilingi perbukitan. Tajamnya tanjakan hingga kemiringan 7 derajat saat menuju Pulau Merah diperkirakan akan langsung menghabiskan tenaga para pembalap.

"Jika di tahun sebelumnya jalurnya landai dengan jarak 120 kilometer, tahun ini kami tambah 60 kilometer dengan melakukan roling, mengitari perbukitan. Ini pasti akan langsung menguras tenaga para pembalap, karena itu persaingan pasti akan lebih ketat," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anaz di Jakarta.

Jalur landai baru akan ditemukan di etape kedua, yang akan menempuh jarak 120 kilometer dari Desa Jajag hingga Lapangan Maron, Kecamatan Genteng. "Etape ini merupakan kesempatan bagi para sprinter untuk bisa merebut kemenangan, karena jalurnya dari awal hingga akhir datar," imbuhnya.

Etape ketiga, para pembalap kembali akan mendapatkan rute menanjak dengan jarak 190 km dari Kecamatan Kalibaru menuju wilayah paling barat Gunung Ijen. Stage ini paling menantang, karena pembalap akan banyak melalui kelokan curam dan tajam, ditambah dengan cuaca dingin dan bau belerang melalui perkebunan kopi.

Tahapan terakhir, etape keempat, pembalap menjalani rute sirkuit race, dimana pembalap harus berputar banyak 12 kali dengan jarak 12 kilometer.

Sementara untuk peserta, peningkatan terjadi di tim luar negeri. Jika tahun lalu, menurut Guntur, hanya diikuti oleh tim Kontinental saja, maka tahun ini, tim pro kontinental akan ambil bagian.

"Jika tahun lalu, total 15 tim kontinental saja yang ikut ditambah lima tim dalam negeri, maka tahun ini akan ada 3 klub pro-kontinental, 12 klub kontinental, dan lima klub luar negeri serta tim dalam negeri. Jadi ada peningkatan grade peserta," ujar Guntur.

Chief de Commisioner Tour de Ijen, Jamaludin Machmood asal Malaysia. menuturkan, sementara ini sudah ada 17 klub kontinental yang sudah memberikan konfirmasinya. Diantaranya Tabriz Iran yang diperkuat Gadi Misbahi, juara dua kali balapan kontinental pada 2012 lalu, Hongkong National Tim, Trenggano Malaysia, dan Aisan dari Jepang.

Diakui Jamal, untuk mencari peserta dari tim-tim kontinental maupun pro kontinental di pertengahan tahun, pada bulan Oktober-November memang sulit. Pasalnya, di masa-masa itu klub-klub sedang melakukan jual beli pembalap.

"Kecuali sudah dijadwalkan setahun sebelumnya. Jadi sudah ada konfirmasi awal, itulah mengapa jumlah peserta kontinental lumayan banyak," imbuh Jamal.

Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) sebelumnya telah memutuskan bahwa Tour de Ijen ini akan menjadi bagian dari Indonesia Grand Bike yang juga terdiri dari Tour de Jawa Barat, Tour de Indonesia, dan Tour de Bali yang diharapkan bisa dimulai pada tahun ini. (Iwan Bagus/HF)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional