Mantan Bupati Kolaka, Divonis 4,6 Tahun Penjara
Tgl: 02/09/2013 18:31 Reporter: Gafar

KBRN, Kendari : Mantan Bupati Kolaka Buhari Matta, divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Kendari, selama empat tahun enam bulan penjara, ditambah membayar denda 500 juta rupiah atau hukuman enam bulan penjara jika tidak membayar denda.

Buhari Matta Terbukti bersalah atas kasus penjualan nikel kadar rendah, yang dilakukan bersama PT.Kolaka Mining Internasional pada tahun 2011 lalu, sehingga  mengakibatkan kerugian Negara 24 miliar lebih.

“ Buhari Matta terbukti bersalah melanggar pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” Ungkap ketua majelis hakim Tipikor kendari Aminuddin, didampingi dua hakim ad hock, masing-masing Yon Efri dan Syamsul Bahri, di Pengadilan Tipikor Kendari, Senin (2/9/2013).

Sidang yang berjalan selama tujuh jam tanpa istrahat, sempat berlangsung ricuh, karena keluarga dan kerabat Buhari Matta, menolak hasil putusan majelis Hakim Tipikor.

Kuasa Hukum Buhari Matta, Muhammad Yusuf, mengaku akan mengajukan kasasi atas putusan majelis hakim tipikor, karena dinilai etrdapat kejanggalan dalam putusan itu.

Sebelumnya, Buhari Matta di tuntut 7 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum, sementara direktur PT.Kolaka Mining Internasional, Atto Sakmiwata Sampe Toding, yang sebelumnya di tuntut 8 tahun penjara, divonis bebas oleh hakim tipikor, karena tidak terbukti bersalah melakuan tindak pidana korupsi atas perkara penjualan nikel kadar rendah.

Meski divonis bersalah 4 tahun enam bulan, hakim tipikor belum memerintahkan untuk penahanan, karena Buhari Matta masih mengajukan kasasi. (Gafar/HF)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional