Penembakan Polisi Diduga Aksi Terorisme
Tgl: 20/08/2013 13:38 Reporter: Yuliasari

KBRN, Surabaya: Penyerangan terhadap polisi baik personil maupun lembaganya tidak bisa dibiarkan berlalu begitu saja, sebab aksi teror tersebut akan berpengaruh terhadap keamanan masyarakat. Karena itu polisi harus mampu mengungkap kasus penembakan terhadap polisi hingga tuntas.

Rentetan kasus penembakan terhadap sejumlah aparat kepolisian yang terjadi selama sebulan terakhir diindikasi merupakan bentuk aksi teror yang dilakukan oleh jaringan teroris di negri ini . Motif balas dendam diduga menjadi pemicu utama terjadinya penyerangan terhadap korp kepolisian tersebut.

Dikatakan Safril Muba-Pengamat Terorisme Universitas Airlangga Surabaya meski ada beberapa indikasi modus terjadinya penembakan seperti dilakukan oleh gembong narkoba atau aksi kejahatan lainnya, namun berdasarkan sasaran yang acak dengan melibatkan aparat polisi yang tertembak, aksi ini lebih mengarah pada tindakan terorisme.

Meski ada kemungkinan modus lain namun jika dilihat juga dari momentumnya yang selalu dilakukan di Bulan Agustus  seperti tahun-tahun sebelumnya, Safril menduga hal ini merupakan bentuk teror.

Apalagi polisi sebagai garda terdepan dalam mengungkap jaringan  terorisme di negri ini kerap menjadi sasaran utama untuk pelampiasan aksi balas dendamnya. (Aari-Titik/YY)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional