Sutradara Film Puji Seni Tradisi Didong Gayo
Tgl: 19/08/2013 17:56 Reporter: Iwan Bahagia S Paoki

KRBN, Takengon: Sutradara film, Riri Riza, yang baru-baru ini datang ke Takengon, Aceh Tengah, memuji seni tradisi didong tepok yang dimiliki suku Gayo di Takengon.

Riri juga mengatakan, didong Gayo mencerminkan  kepekaan, mencerminkan bakat, mencerminkan sikap kritis masyarakat gayo terhadap berbagai persoalan dilingkungannya. Wujud tersebut katanya, dituangkan dalam ekspresi seni, syair dan olah suara serta dinamika nada.

Tidak hanya itu, Riri juga menyebutkan hasil dari seni masyarakat Gayo yang dimainkan lebih dari dua puluh orang tersebut juga mengandung seni perkusif, karena dalam seni didong Gayo tersebut, terdapat unsur musik yang keluar dari suara tepukan tangan.

“Menurut saya didong belum banyak dikenal luas dimasyarakat Indonesia,tetapi bisa menjadi sebuah kesenian bersama,” ujar sutradara berusia 42 tahun tersebut.

Menurut pemilik nama asli Mohammad Rivai Riza ini, seni didong gayo tidak hanya dapat dinyanyikan dalam bahasa gayo, suatu hari nanti, seni tradisi ini bisa dilagukan dalam bahasa Indonesia. Karena Riri menganggap didong Gayo bersifat cukup sederhana, sangat komunal dan sangat ekpresif.

“Didong bisa menjadi kesenian yang sangat bisa menghibur orang banyak,” imbuh sutradara berusia 42 tahun lulusan Instirute kesenian Jakarta ini.

Pujian Riri Riza tidak hanya isapan jempol semata, karena bersama produser Mira Lesmana, mereka memamerkan seni didong Gayo pada sebuah iklan produk kain sarung baru-baru ini. (Iwan Bahagia/YY)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional