LSM Perudem : Bawaslu harus Lakukan Pencegahan
Tgl: 25/07/2013 12:20 Reporter: Syariful Alam

KBRN, Jakarta : Keberadaan Bawaslu tak lepas dari kontroversi, dan pada Orde Baru itu lembaga untuk melegislasi pelaksanaan pemilu. Dulu namanya Panwaslak dibawa Kejagung dan kondisi kekinian, ketika masyarakat bebas berbicara dan bebas berekspresi berharap Bawaslu kuat.

“Tapi ada anggapan bahwa masyarakat kit tak terlalu peduli dan mempunyai kesadaran, sehingga lembaga ini masih diperlukan. Lembaga ini dikuatkan dengan wewenang lebih besar, antara sengketa dengan KPU dan sengketa dengan parpol,” kata aktivis LSM Perudem, Titi Angraini, Kamis (27/7/2013).

Hanya saja, katanya, yang diinginakan masyarakat untuk melihat kewenangan Bawaslu yang lebih kuat, terlihat peran-peran yang dikedepankan dalam pencegahan. “Lebih kita lihat konsep perseteruan dengan penyelenggara,” tuturnya.

“Masyarakat menunggu. Wajar mereka Bawaslu mempunyai instrumen anggaran. Wajar masyarakat menampilkan lembaga ini lebih subtansial, dan adanya dukungan anggaran, itu lebih bergaung. Dan jangan lupa dimensi pencegahan itu yang harus diinginkan pembuat undang-undang,” tutupnya. (Syariful/BCS)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional