Penggunaan Alat Kontrasepsi di Indonesia Rendah
Tgl: 16/07/2013 11:05 Reporter: Paramita Putri

KBRN, Yogyakarta: Jumlah pengguna alat kontrasepsi di Yogyakarta berhasil melebihi angka nasional, yakni mencapai 70% pada pasangan usia subur.

Menurut Fasli Djalal, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Rabu (17/7/2013), angka nasional pusat hanya mencapai 60%. Target pemerintah sendiri untuk penggunaan alat kontrasepsi mencapai 65%, sehingga masih ada kekurangan sebesar 5% yang harus dikejar dalam waktu satu tahun ini.

Namun, peningkatan penggunaan alat kontrasepsi selama 10 tahun ini hanya sebesar 0,5%. Untuk memenuhi target tersebut, ada beberapa inovasi yang dilakukan pihak BKKBN yakni dengan menyasar pasangan usia muda serta calon pengantin.

Kepada mereka pihak BKKBN menyediakan mobil klinik yang bisa mendatangi mereka di luar jam kerja. Setidaknya dengan fasilitas tersebut bisa memberi pengetahuan kepada pasangan muda dan calo pengantin mengenai alat kontrasepsi, sehingga mereka bisa melakukan perencanaan dan pertimbangan yang matang.


"Terkait ketersediaan pemerintah sebenarnya telah mempersiapkan sebanyak mungkin. Bahkan khusus bagi warga miskin bisa mengakses alat kontrasepsi tersebut secara gratis," lanjutnya.

Namun, pemerintah hanya bisa memberikan alat tersebut kepada pasangan yang telah menikah, sesuai dengan UU. (Paramita Putri/AKS)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional