Junaidah Minta Uang Untuk Kebijakan
Tgl: 09/07/2013 16:56 Reporter: Tongkulem Siregar

KBRN, Pekanbaru: Dalam sidang lanjutan kasus korupsi sppd fiktif di sekretariat DPRD Kampar, Selasa (9/7/2013) di pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, dengan agenda pemeriksaan terdakwa, bendahara seketaris DPRD kabupaten Kampar Asmidar mengakui Junaidah selaku sekretaris dewan sekaligus pengguna anggaran, sering meminta uang kepadanya dengan alasan untuk kebijakan, jumlahnya antara Rp5 juta hingga Rp50 juta.

"Uang yang diberikan tersebut diberikan Junaidah ke berbgai pihak, namun saya tidak mengetahui persis siapa saja yang menerima uang tersebut dan jumlahnya berapa," katanya kepada ketua majelis hakim, Krosbin Lumban Gaol SH.

Dikatakan, semua pengeluaran uang tersebut tidak disertai bukti resmi, yang ada hanya catatan yang berisi pengeluaran yang diterima Junaidah.

Asmidar juga mengakui jika ada kegiatan sekretariat DPRD, maka Junaidah memerintahkan dibuat sppd untuk beberapa orang dan uangnya diserahkan kepada Junaidah karena yang berangkat hanya Junaidah sendiri.(Tongku/BCS)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional