Dua Jembatan Layang Di Bandar Lampung Siap Dioperasionalisasikan
Tgl: 09/07/2013 13:27 Reporter: Fery Nuryadi

KBRN, Bandar Lampung : Wali kota Bandar lampung Herman Hn mengatakan, jembatan layang  dimaksudkan untuk mengatasi masalah kemacetan di Bandar lampung,  sudah bisa di pergunakan masyarkat.

  "Jembatan layang ini sudah bisa digunakan masyarakat Kota Bandarlampung untuk mengatasi masalah kemacetan," kata Herman Hn seusai meresmikan jembatan layang, di Bandarlampung, Senin (8/7/2013).

Jalan layang yang diresmikan berada di jalan Sultan Agung-Ryacudu tersaebut sepanjaang 350 meter dan jalan Pangeran Antasari-Tirtayasa sepanjang 450 meter.

Dijelaskannya Untuk jalan layang Sultan Agung-Ryacudu menghabiskan dana 31,5 miliar rupiah yang pembangunannya dimulai pada Juli 2012 hingga Juli 2013.

Sedangkan untuk jalan Pangeran Antasar--Tirtaya menghabiskan dan sebesar 33,6 miliar rupiah, dengan menggunakan dana APBD murni.

“Pembangunan ke dua jalan layang tersebut menggunakan dana APBD dan satu-satunya daerah yang menggunakan dana APBD murni tersebut," Ujar Herman Hn.

Dengan telah diresmikannya kedua jembatan layang guna mengatasi kemacetan tersebut, diharapkan juga, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik untuk menuju tempat kerja atau aktipitas sehari-hari masyarkat bandar lampung.

Lebih lanjut HermanHn berharap agar masyarakat juga ikut merawat dan menjaga jalan layang yang telah dibangun tersebut, karena pembangunanya memang diperuntukkan agar  dimanfaatkan bersama.

Sedangkan untuk jalan layang  Jalan Gajah Mada- Ir Djuanda masih dalam tahap pembangunan, dan ditargetkan pada awal 2014 segera diresmikan,  "Pada awal tahun 2014 segera diresmikan, sehingga masyarakat Bandarlampung mempunyai tiga jalan layang dan dipastikan akan bebas dari kemacetan," kata Herman.

Disamping itu juga, ditargetkan harus selesai pada Desember 2013 dan sudah bisa dipergunakan masyarakat Bandarlampung, katanya

Sementara sejumlah wargapun menyambut baik dengan adanya jembatan layang yang dibangun Pemerintah Kota Bandar lampung tersebut.

Salah seorang warga sukareme sumiati mengatakan dengan adanya jembatan layang jalan lebih mudah dan bebas dari kemacetan, "Adanya jembatan layang jalan lebih mudah dan bebas dari kemacetan," kata Sumiati Selasa (9/7/13)

Menurut Sumiati, jika tidak dibangun jambatan layang tersebut dipastikan jalan akan macet terlebih jam berangkat kerja dan pulang kerja.(Ferry/BCS)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional