Hari Berkabung Daerah Kalbar Tidak Dimaknai Sebagian Besar Masyarakat
Tgl: 28/06/2013 17:20 Reporter: Hermanta

KBRN, Pontianak : Peristiwa bersejarah yaitu tragedi Mandor yang merupakan bukti nyata perjuangan rakyat Kalbar melawan penjajahan Jepang yang hingga menelan korban 21.037 pejuang Kalbar, patut menjadi catatan sejarah tidak hanya masyarakat Kalbar tetapi juga bangsa Indonesia.

Namun, peristiwa heroik yang seharusnya menjadi contoh dan pembelajaran masyarakat untuk mentauladani para pejuang yang dengan rela mengobankan jiwa dan raga, ternyata tidak serta merta mendapat perhatian seluruh masyarakat Kalimantan  Barat.

Fakta menunjukkan di Kota Pontianak saja yang tingkat pendidikannya diatas rata-rata semua kabupaten Kota lainnya, ternyata sebagian tidakm mengetahui apa itu Hari Berkabung Daerah (HBD) yang tidak ditindaklanjuti dengan pengibaran bendera setengah tiang.

“Masih minimnya perhatian masyarakat  terhadap HBD ini, terbukti banyak masyarakat yang tidak mengibarkan bendera setengah tiang bertepatan dengan hari bersejarah masyarakat Kalbar, bahkan ada beberapa instansi Pemerintah justru mengibarkan bendera satu tiang penuh,” tegas Anggota DPRD Propinsi Kalimantan Barat Awang  Sofyan Rozali Ketika dimintai tanggapannya terkait HBD, Jumat (28/6/2013).

Padahal, peringatan Hari Berkabung Daerah ini merupakan penghormatan kita kepada para pejuang dan rakyat Kalimantan Barat yang gugur dalam pendudukan Jepang dimasa dahulu. Apalagi  HBD ini sudah di Perdakan antara keputusan Politik Gubernur dan DPRD dalam Pergub Nomor 3 Tahun 2011, di mana lokasi peringatan Hari Berkabung Daerah Tingkat Provinsi Kalbar dilaksanakan di Makam Juang Mandor.

Sedangkan untuk tingkat pemerintah kota ataupun kabupaten, peringatan dilaksanakan di wilayah masing-masing, begitu pula untuk SKPD dan instansi vertikal Provinsi, lembaga pendidikan formal di lingkungan Kalbar, juga melaksanakan upacara di lingkungan masing-masing.

“Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh komponen masyarakat harus benar- benar menggerakkan dan menggelorakan HBD ini agar dalam peringatan kedepan  tidak hanya sekedar dihormati dengan pengibaran bendera setengah tiang, tetapi harus dimaknai dengan semangat pembangunan sesuai bidang masing-masing,”  tegasnya.

Sementara itu, Upacara HBD tingkat Propinsi Kalbar 28 Juni 2013 di Mandor Kabupaten Landak yang dihadiri para pejabat sipil, TNI dan Polri dengan Inspektur Upacara Wakil Gubernur Kalbar Drs. Christiandy Sanjaya. (Hermanta/HF)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional