Laporan APBD Sumenep Disorot DPRD
Tgl: 28/06/2013 08:21 Reporter: Faisal Warid

KBRN, Sumenep: Besarnya sisa anggaran yang tidak terserap di APBD 2013 mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Sumenep, Moh Hanif.

”Sisa anggaran yang tidak terserap itu telalu besar. Angkanya cukup fantastik mencapai Rp. 220 miliar lebih. Hal ini mengindikasikan banyak program yang tidak jalan,” kata Moh. Hanif, Jumat (28/06/2013).

Sebelumnya, Wabup Sumenep, Sungkono Siddik mewakili Bupati A Busyro Karim menyampaikan Nota Penjelasan Pelaksanaan APBD 2012 dalam sidang Paripurna DPRD, Kamis (27/06/2013). Dalam penjelasannya disebutkan bahwa sisa anggaran yang tidak terserap mencapai Rp. 220 Miliar dari total APBD Rp1, 3 Triliun lebih.

Menurut Hanif, banyaknya sisa anggaan yang belum terserap itu perlu mendapat perhatian ekstra. Tidak terserapnya anggaran itu disebabkan banyaknya program kegiatan yang dianggaran di APBD tidak terlaksana tepat waktu oleh SKPD terkait.

”Ini berarti programnya tidak jalan, padahal pada pembahasan APBD lalu sudah disiapkan di SKPD pelaksana,” tandas Politisi asal PPP ini.

Meski demikian, Hanif mengapresiasi terhadap Pemkab Sumenep yang dapat mempertahankan kwalifikasi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Timur terhadap laporan keuangan APBD 2012. ”Harapannya memang Wajar Tanpe Pengecualian (WTP), namun jika mendapat WTP kemudian turun menjadi WDP seperti di salah satu Kabupaten lainnya di Madura maka lebih baik WDP saja,” tandas Hanif.

Ditegaskannya, nota penjelasan keuangan APBD 2012 yang telah disampaikan dalam forum paripurna DPRD itu akan dibahas secara detil di Komisi sesuai konterpat dan bidangnya masing-masing.

”Tiap Komisi di DPRD nantinya akan memberi rekomendasi sebagai bahan evaluasi terhadap eksekutif agar dalam pengelolaan keuangan daerah lebih baik, sehingga opini WTP yang diharapkan dapat tercapai,” pungkas Hanif di Kantor DPRD. (Faisal Warid/YY)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional