KPUD Sulteng Persilahkan Pemilih Tanggapi DCS
Tgl: 27/06/2013 13:23 Reporter: Roy Job Runtukahu

KBRN, Palu: Calon anggota legislatif adalah anggota partai politik, yang namanya telah ditetapkan secara resmi oleh penyelenggara pemilu untuk mengikuti pemilu legislatif 2014.

KPUD Provinsi Sulawesi Tengah, saat ini telah menetapkan daftar calon sementara anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota serta DPD, setelah melalui tahapan verifikasi pemenuhan persyaratan yang diajukan partai politik.

Ketua KPUD Provinsi Sulawesi Tengah, Sahran Raden, S.Ag, SH, MH, yang ditemui RRI di ruang kerjanya, Kamis (27/6/2013) mengatakan, pengumuman daftar calon anggota legisaltif sementara bertujuan memberikan kesempatan kepada pemilih untuk memastikan bahwa semua nama calon anggota legislatif benar-benar telah memenuhi persyaratan. Sisa waktu penyampaian tanggapan sampai Kamis (27/6/2013) inii.

“Kita sedang pada tahapan masukan dan tanggapan masyarakat. Akan diselesaikan tanggal 14 - 27 Juni 2013. Hari ini terakhir masanya. Setelah itu pada 28 Juni – 4 Juli itu adanya permintaan klarifikasi dari partai politik,” ujar Sahran Raden yang belum genap sebulan berkantor di KPUD Sulteng.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, apabila penyelenggara pemilu menemukan nama calon yang tidak memenuhi persyaratan, maka KPUD akan mencoret calon tersebut dari daftar anggota legislatif sementara.

“Misalnya ada yang bermasalah kalau ijazahnya palsu atau tersangkut pidana, kita akan kembalikan ke partai politik,” tegasnya.

Terkait anggota DPD Utusan Sulawesi Tengah yang akan bertarung pada pemilu 2014, dari 31 pendaftar, yang dinyatakan lolos seleksi verifikasi faktual hanya 15 calon saja.

“Dukungannya tidak sampai 2.000. Sekarang masa di mana verifikasi faktual,” terangnya.

Apabila semua nama dalam daftar calon anggota legisaltif sementara telah memenuhi persyaratan perundang undangan yang berlaku, maka daftar tersebut ditetapkan sebagai daftar calon anggota legislatif tetap. (Roy Job/HF)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional