Pelaku Gendam, Sikat Perhiasan Asli Emas Diganti Perhiasan Imitasi
Tgl: 25/06/2013 12:52 Reporter: Agus Yoga

KBRN, Madiun: Mengulangi aksinya kembali mengaku menjadi orang pintar  mampu memberikan berkah rejeki, Suparno warga kelurahan Babat, Kabupatan Lamongan dan Subekti warga Dusun  Bawu, Kecamatan Batealit, Jepara akhirnya dibekuk jaran kepolisian Madiun Kota.

Menurut Kapolsek Kartoharjo, Madiun Kota, Kompol Hery Sucahyo, Selasa (25/6/2013)  aksi  tersangka dilakukan di RSUD dr. Soedono Madiun dengan sasaran pembesuk pasien. Tetapi aksi yang kedua, mereka terdeteksi CCTV rumah sakit dan langsung ditangkap pihak keamanan RSUD dr Soedono kemudian  diserahkan ke polisi.

Hery Sucahyo mengatakan, tindakan kedua tersangka memang sudah direncanakan dengan baik, karena dari asal daerahnya sengaja menuju ke RSUD dr Soedono Madiun dengan naik bus untuk mencari sasaran.

Modus yang dilakukan, kata Hery Susanto, sesampai di area RSUD. dr Soedono mereka langsung masuk diruang Wijaya Kusuma. Tersangka mendapat sasaran korban Maryati warga Saradan Madiun yang sedang duduk diserambi rawat inap.

Korban didekati tersangka Subekti untuk berbincang yang menginformasikan bahwa Suparno adalah orang pintar dapat dimintai berkah rejeki dan keselematan. Korban  tertarik dan menuruti syarat yang diminta tersangka untuk melepas semua perhiasan yang pakai untuk ritual.

“Korban akhirnya tertarik dan meminta berkah rejeki dan keselamatan . Oleh tersangka Bapak Sub disanggupi kemudian melaksanakan praktek korban diminta melepas semua perhiasannya untuk dido’ain. Begitu korban lengah kantong perhiasan yang berisi emas milik korban diganti kantong kain perhiasan imitasi," jelasnya.

Tersangka melanggar pasal 378 KUHP jo pasal 55 dengan ancaman 4 tahun penjara. Adapun kerugian material mencapai Rp 7 juta. Untuk pengembangan perkara tersebut kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Madiun Kota,” pungkas Hery. (Agus Yoga/AKS)

 

 


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional