Pasangan Calon Walikota Madiun Jalani Tes Kesehatan
Tgl: 19/06/2013 17:29 Reporter: Eka Wulan

KBRN, Madiun : Enam pasangan calon walikota (cawali) dan calon wakil walikota (cawawali) Madiun, Rabu (19/6/2013) menjalani general medical check up (tes kesehatan) di lantai 4 Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr. Soedono Madiun.

Tes kesehatan tersebut merupakan salah satu syarat pencalonan mengikuti Pemilukada Madiun 29 Agustus 2013 mendatang. Enam pasangan calon meliputi pasangan incumbent Bambang Irianto-Sugeng Rismiyanto, pasangan Parji-Inda raya, pasangan Sutopo-Ani Carera, pasangan Arif-Hari Suci, pasangan Muchid Sutono-Karni dan pasangan Ahmad Zainudin-Kushendrawan.

Koordinator Pelaksana Teknis Pemeriksaan Dr. Soedono Madiun, Dr Dwi Siwi Mardianti kepada RRI mengatakan tes kesehatan cawali cawawali dilaksanakan selama 2 hari mulai 19-20 Juni 2013. Dr Dwi Siwi mengungkapkan pelaksanaan tes kesehatan hari pertama berkaitan dengan pemeriksaan fisik diagnostik laboratorium dan radiologi yang berjumlah 15 item dengan waktu pemerksaan rata-rata 10 menit, diuji oleh 16 dokter ahli.

“Pemeriksaan itu terdiri dari pemeriksaan fisik diagnostik laboratorium dan radiologi, diantaranya pemeriksaan penyakit dalam, jantung, saraf, bedah urologi, THT, Paru. Dan untuk radiologi Ctscan kepala dan USG,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Sasongko mejelaskan hasil pemeriksaan tes kesehatan akan diketahui 10 hari setelah pelaksanaan tes. Menurut sasongko,  jika diketahui ada pasangan calon yang dinyatakan tidak sehat, sesuai aturan berarti tidak dapat mengikuti perhelatan pemilukada Kota Madiun.

“Sesuai dengan aturan bahwa salah satu persyaratan calon walikota dan wakil walikota kan sehat jasmani dan rohani yang  dibuktikan dengan posisi sekarang ini, general cek up. Artinya jika berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh KPU, jika ditemukan ada calon yang dinyatakan tidak sehat secara aturan sudah tidak memenuhi syarat dan secara otomatis tidak dapat mengkuti pemilukada,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Calon Walikota Madiun yang diusung dari Partai Hanura, Sutopo mengaku siap menjalani tes kesehatan dengan kondisi fit. Menurut Sutopo, pelaksanaan tes itu bukan untuk mencari penguasa di Kota Madiun melainkan tetap menjalin komunikasi sehingga tidak terkesan ada batasan.

“Dalam hal ini tentunya kita bisa menjalin komunikasi antar calon, kita sama-sama lah, saling berkoordinasi, saling mendorong, sehingga tidak ada batasan. Justru disinlah nanti p ada saat kampanye, pada saat nanti perhelatan pencoblosan bahwa kita ini satu kota Madiun,” paparnya, usai jalani tes.

Sesuai jadwal di KPU, 20 Juni 2013 akan dilaksanakan tes psikologi atau kejiwaan meliputi tes tulis dan wawancara yang diikuti oleh masing-masing kandidat calon. Sedangkan materinya berkaitan dengan psikotes, kepribadian, dan IQ. (Eka/WDA)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional