Khawatir Bukit Longsor Sejumlah Rumah Terpaksa Dipindah
Tgl: 17/06/2013 16:33 Reporter: Moh Rasikin

KBRN, Sumenep: Pemindahan Rumah warga dusun Karongkong desa Matanair kecamatan Rubaru Sumenep, terus berlanjut, saat ini yang sudah tuntas dipindah adalah dua rumah, yaitu rumah Sinawa (45) dan Atwani (50).

Rumah tersebut dipindah secara bergotong royong oleh warga sekitar secara bergantian. Meskipun kedua rumah tersebut tidak sampai tertimpa longsor, namun karena lokasinya berada dibawah bukit, sehingga sangat membahayakan dan membuat penghuni rumah resah.

"Untuk sementara yang kita pindah dua rumah, karena 2 rumah ini paring rawan, jika tidak segera dipindah dan ada longsor susulan, maka masti akan tertimpa longsor,” ujarn Sinawa, Senin (17/6/2013).

Menurutnya, di lokasi tersebut sebenarnya ada sekitar 10 rumah, namun yang diprioritaskan untuk dipindah lebih awal cuma 2 rumah, sisanya masih menunggu situasi, apalagi tanah yang longsor berada di atas bukit dan dinilai sangat membahayakan.

“Kalau memang butuh dipindah semua kita pindah, ketimbang kami mati tertimbun hidup-hidup, karena saat ini sudah seperti gunung terbelah,” cemasnya.

Sebelumnya Bupati Sumenep Busro karim juga turun langsung ke Lokasi untuk melihat dan memberi bantuan terhadap korban lokasi tanah longsor, meskipun tidak ada korban jiwa, namun Bupati juga memberi bantuan terhadap warga yang rumahnya dipindah.

Sabtu (15/6/2013), Jalan sepanjang 2 kilo meter di dusun karongkong desa Matanair kecamatan Rubaru longsor hingga kedalaman 1 meter. Bahkan ada sebagian jalan yang longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Beruntung tidak ada korban jiwa, karena  rumah penduduk dari lokasi longsor sekitar 1 kilo meter. (Moh.Rasikin/AKS)

 

 


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional