Pejuang Mujahidin Suriah Bantah Berita Rezim Asad Kuasai Qushair
Tgl: 06/06/2013 11:03 Reporter: Syariful Alam

KBRN, Qushair : Pejuang Mujahidin dari Qushair yang bertemu Tim Media FIPS (Forum Indonesia Peduli Syam), Rabu (5/6/2013) malam, membantah berita yang menyebut rezim laknat Basyar Asad telah menguasai Qushair.


“Itu hanyalah perang opini, Pejuang Mujahidin masih terus berjuang di Qushair. Mujahidin masih menguasai sebagian besar Qushair,” kata Mujahid dari salah satu katibah ini.


Sementara Stasiun TV Aljazeera melaporkan dalam siaran langsung, mengutip seorang komandan Pejuang Mujahidin, mengatakan bahwa tentara Asad yang dibantu milisi--meminjam ungkapan Syaikh Qaradhawi, masuk Qushair dari arah Utara, sedang Mujahidin mundur ke Selatan.


“Tetapi, mundur itu merupakan strategi kami untuk memancing mereka masuk. Setelah mereka masuk, maka kami balik memukul mereka,” ujar komandan Pejuang Mujahidin tersebut.


Dilaporkan oleh Aljazeera, saat rezim Asad dan milisinya berhasil masuk dari Utara, mereka memborbardir markas/kantor berita Pejuang Mujahidin. 


Karenanya, rezim Asad menguasai informasi dan menyebarkan berita bohong bahwa Qushair mereka kuasai. Sebelumnya dikabarkan, tentara Asad saat ini makin menyusut lantaran banyaknya dari mereka yang tewas. 


Karena itu, ujar Pejuang Mujahid tadi, milisi yang membantu tentara Asad di Qushair menambah pasukannya, dintaranya Hizbus-Syaitan dari Libanon. Tetapi, Mujahidin dari berbagai penjuru di Suriah pun berdatangan.


“Kalaupun dikatakan rezim Asad dan pendukungnya menguasai Qushair, itu sangat tidak signifikan.
Sebab, secara umum Qushair masih dalam penguasaan Mujahidin. Dan, kini Mujahidin berdatangan ke Qushair dari berbagai penjuru Suriah,” ungkapnya.


Dikabarkan, betul memang, rezim Asad kian intens dan gencar melancarkan serangan darat dan udara untuk menguasai Qushair, karena wilayah ini, bagi mereka sangat penting dan strategis. 


Namun Pejuang Mujahidin, katanya, sudah membulatkan tekad untuk mempertahankan Qushair.


“Jika wilayah ini sepenuhnya dikuasai Mujahidin, maka akan menyulitkan bala bantuan dari luar untuk rezim Nushairiyah, karena Qushair merupakan pintu masuk milisi Hizbus-Syaitan dari Libanon dan shafawiyah Iran yang membantu tentara Asad,”  pungkasnya.


Karena itu, tentara Asad yang dibantu Hizbus-Syaitan, berupaya habis-habisan untuk menguasai Qushair. (Syariful/DS/FIPS/rilis)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional