Gubernur Lampung Pesimis Pilkada Berlangsung Tepat Waktu
Tgl: 27/05/2013 16:46 Reporter: Indra Achmad

KBRN, Bandar Lampung : Polemik seputar pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi Lampung kembali bergulir.

Kepada sejumlah wartawan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP, Senin (27/5/2013) menyatakan sangsi jika Pemilukada Provinsi Lampung dapat dilaksanakan awal bulan Oktober mendatang. 

Hal itu mengingat belum adanya kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Komisi Pemilihan Umum/KPU Lampung, terkait dana yang akan dianggarkan untuk pelaksanaan Pemilukada tersebut. Selain itu lanjut Sjachroedin ZP, anggaran pelaksanaan Pemilukada Provinsi Lampung baru akan dibahas bersama DPRD pada APBD Perubahan tahun ini, bulan September mendatang. 

Sehingga kebijakan KPU Lampung yang menjadwalkan Pemilukada akan dilaksanakan pada awal Oktober mendatang dinilai Sjachroedin terlalu dekat dengan waktu pembahasan APBD Perubahan. APBD Perubahan Provinsi Lampung sendiri diperkirakan baru dapat dikucurkan antara bulan Oktober hingga November tahun ini.

"Besaran anggaran belum ada kesepakatan, selain itu dana Pilgub baru akan dibahas di APBD Perubahan bulan September mendatang," tegas Sjachroedin ZP.

Namun demikian lanjut Sjahroedin ZP, KPU Lampung sebagai pihak penyelenggara pemilu memiliki kewenangan penuh untuk menentukan waktu diselenggarakannya Pemilukada Provinsi Lampung. Disisi lain Komisioner KPU Lampung Edwin Hanibal meminta jaminan anggaran tahapan pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung pada 2 Oktober 2013 dapat dicicil. Dengan demikian, sosialisasi dan tahapan pencalonan gubernur bisa berjalan.

Diketahui KPU Lampung mengajukan dana untuk pelaksanaan Pemilukada Provinsi Lampung sebesar Rp195 miliar untuk dua putaran, dengan rincian anggaran untuk satu putaran sebesar Rp144 miliar, sedangkan Rp50 miliar, dapat dicadangkan untuk Pemilukada putaran kedua. (Indra/LL/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional