LPP RRI Harus Senantiasa Memberikan Manfaat
Tgl: 22/05/2013 11:29 Reporter: Sugandi

KBRN, Serui: Keberadaan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia harus senantiasa memberikan manfaat untuk masyarakat yang haus informasi khususnya masyarakat di pedalaman dan perbatasan yang selama ini tidak terjangkau informasi baik media cetak, dan elektronik.

Penegasan itu diungkapakan oleh anggota Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih    di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, pada Rabu (22/5/2013). RRI, kata Dwi sebagai lembaga publik dalam menjalankan tugasnya harus senantiasa berpedoman kepada  nilai-nilai standar penyiaran  yaitu memihak hanya kepada kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan harus menjaga persatuan, kesatuan dan Kedaulatan NKRI.

"Bahwa dimanapun RRI harus menunjukan  dan memberikan manfaat, memainkan perannya bagaimana bisa menjalankan  fungsi sebagai radio publik. Mempunyai fungsi sebagai radio publik, memberikan informasi, pendidikan dan  hiburan serta kontrol dan perekat sosial," kata Dwi dalam dialog bersama Pro 3 RRI.

Dalam menjalankan tugas dan fungsi RRI, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor  32 tahun 2002 tentang Penyiaran, PP 11 tahun 2005 tentang Lembaga Penyiaran Publik, serta PP 12 tahun 2005,  RRI  dikukuhkan sebagai satu-satunya lembaga penyiaran  yang dapat berjaringan secara nasional  dan dapat bekerja sama dalam siaran dengan lembaga penyiaran asing.

Sementara itu terkait dengan peranan LPP RRI di tanah Papua, Dwi menegaskan otonomi khusus yang diberikan pemerintah pusat, bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Papua.

RRI, kata Dwi, senantiasa bersama-sama dengan masyarakat Papua, sebagai bentuk komitmen untuk kemajuan masyarakat Papua. “RRI harus bersama-sama dengan masyarakat Papua,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lukas mendorong agar fasilitas LPP RRI ditingkatkan. “Anggaran ditingkatkan, kesejahteraan karyawan juga ditingkatkan, fasilitas ditambah, karena kontrol RRI sudah bagus,” ujar Lukas.   (Sgd/AKS)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional