Menhut Beri Penghargaan Pelestarian Hutan Bagi 3 Korem dan 6 Kodim
Tgl: 21/05/2013 19:16 Reporter: Heri Firmansyah

KBRN, Jakarta : Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 3 Korem dan 6 Kodim TNI AD atas prestasi dan perhatiannya terhadap kelestarian hutan dan konservasi tahun 2012 di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta, Selasa (21/5/2013), yang disaksikan Panglima TNI Laksamana (TNI) Agus Suhartono.

Penghargaan tersebut disampaikan Menhut pada acara Rapat Koordinasi dalam Rehabilitasi Hutan Konservasi yang mengambil tema “Prajurit TNI-Rimbawan bersatu padu melestarikan kawasan hutan konservasi dalam rangka mendukung ketahanan nasional”. Rakor dimaksudkan sebagai sarana menggelorakan semangat menanam pohon diikuti oleh 600 orang yang terdiri dari pejabat kementerian Kehutanan dan pejabat TNI terdiri dari Aster Kodam, Danrem dan Dandim.

Adapun ketiga Korem yang menerima penghargaan tersebut adalah Korem-061/Surya Kencana, Korem-161/Wira Sakti, Korem-091/Aji Surya Natakesuma. Sedangkan enam Kodim yang menerima penghargaan masing-masing Kodim-0621/Bogor, Kodim-1613/Sumba Barat NTB, Kodim-0906/Tenggarong, Kodim-1302/Minahasa, Kodim-0203/Langkat, dan Kodim-1712/Sarmi sebagai pelaksana terbaik pelestarian hutan dan konservasi Tahun 2012.

Dalam sambutannya, Menhut Zulkifli Hasan menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang selama ini telah bekerja sama dalam melaksanakan penanaman pohon, sekaligus melestarikan hutan di semua wilayah Indonesia, melalui peran kewilayahan Kodim di seluruh wilayah Indonesia.

Menhut menjelaskan, sejak ditandatangani Nota Kesepahaman antara Menteri Kehutanan dengan Panglima TNI pada Maret 2011 telah dilaksanakan kegiatan rehabilitasi di kawasan hutan konservasi oleh TNI seluas 34.488 ha pada 2011 dan seluas 38.834 ha pada 2012.

"Atas dasar keberhasilan tersebut maka pada 2013 pelaksanaan rehabilitasi di kawasan hutan konservasi oleh TNI akan kami tambah hingga 50.000 hektar," katanya.

Menurut Zulkifli, rehabilitasi hutan dan lahan merupakan salah satu kegiatan prioritas nasional sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014.

Dalam RPJM tersebut telah ditetapkan target nasional rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) seluas 500.000 hektar, yang terdiri dari rehabilitasi kawasan hutan konservasi 100.000 hektar, mangrove 10.000 hektar, lahan kritis di luar kawasan hutan 389.000 hektar, dan pengembangan hutan kota 1.000 hektar.

Sementara itu, Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, rehabilitasi hutan dimaksudkan untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan sehingga daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga.

Bagi Indonesia, rehabilitasi hutan yang akan dilaksanakan ini, senantiasa bermanfaat ganda dan masing-masing secara berantai memiliki variasi manfaat yang sangat diperlukan  bagi manusia dan kehidupan pada umumnya. Pertama, penanaman pohon yang bersifat produktif; dan kedua, yang bersifat konservatif.

Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka “Operasi militer selain perang” prajurit TNI turut terpanggil untuk membantu masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Prajurit TNI, kapanpun dan dimanapun senantiasa terpanggil untuk senantiasa “Manunggal dengan rakyat”, bahu membahu dan membantu meringankan beban kehidupan rakyat, demi terwujudnya kesejahteraan dan keamanan masyarakat.

TNI jauh-jauh hari telah meluncurkan dan menggelar program yang disebut “TNI manunggal reboisasi”. Sejak semula, program-program TNI manunggal tersebut dilakukan bukan untuk “Militerisasi” pohon dan hutan, bukan untuk menyerobot fungsi dan peran pihak lain. Akan tetapi, semata-mata panggilan tugas “Trisula TNI”, yakni sebagai kekuatan pertahanan, sebagai kekuatan kultural dan sebagai kekuatan moral bangsa, dalam memberikan dharma baktinya kepada “Ibu pertiwi”, demi kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara yang amat di cintai.

Hadir dalam pembukaan Rakor antara lain Kasau Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Wakasal Laksdya TNI Hari Bowo, Aster Panglima TNI Mayjen TNI S. Widjonarko, Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, dan para pejabat Esalon 1 Kementerian Kehutanan. (Heri.F/HF)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional