Pemerintah Imbau Masyarakat Waspadai Novel Coronavirus
Tgl: 15/05/2013 17:52 Reporter: Sugandi

KBRN, Jakarta : Pemerintah mengimbau masyarakat Indonesia yang ingin berpergian ke Timur Tengah, khususnya calon jamaah haji dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), untuk mewaspadai Novel Coronavirus yang sedang berjangkit di Arab Saudi.

Novel Coronavirus merupakan virus yang, mematikan karena dapat menyerang otak, saluran pernapasan dan lapisan paru-paru, dengan penularan antar-manusia. Namun, belum diketahui sumber penularan dari virus mematikan itu.

Deputi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Emil  Agustiono, dalam jumpa persnya di  Jakarta, mengatakan Indonesia merupakan negara yang kerap memberangkatkan ratusan ribu calon jamaah haji dan tenaga kerja Indonesia ke Arab Saudi, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.

“Novel Coronavirus perlu kita waspadai karena kita setiap tahun mengirimkan ratusan ribu calon jamaah haji dan Umrah ke Arab Saudi dan juga TKI,” kata Emil  Agustiono, Rabu (15/5/2013).

Ia juga mengaku heran virus itu berkembang di Arab Saudi padahal  cuacanya  panas  terik. Biasanya virus akan mati dalam cuaca panas. Selain Arab Saudi, virus ini  juga sudah menjangkiti Afrika.

Adapun untuk gejala yang ditimbulkan dari virus Novel Coronavirus mirip denagn SARS yaitu sesak nafas, demam tinggi, dan batuk batuk.  Di Indonesia belum ada vaksin untuk menangkal penyakit itu karena belum ditemukan kasus akibat Novel Coronavirus.

Pencegahan dapat dilakukan dengan memakai masker,  mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga. “Memakai masker khususnya saat berada di Arab Saudi. Menjaga daya tahan tubuh supaya kuat dan mengkonsumsi makan bergizi,” terangnya.

Kemekosra akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah juga yakin dapat menangkal virus itu.  “Untuk pencegahan dilakukan antar lintas kementerian,” jelas Emil. (Sgd/HF)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional