Badan Kehormatan DPRD Sumenep Proses Dewan ”Loncat Parpol”
Tgl: 08/05/2013 17:47 Reporter: Faisal Warid

KBRN, Sumenep : Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep membidik anggota dewan aktif yang pindah atau lompat partai pada pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

Hal itu ditegaskan Ketua BK Sumenep, Miftahur Rahman menyusul informasi adanya anggota DPRD yang masuk pada Daftar Calon Sementara (DCS) dari parpol lain, Rabu (8/5/2013).

Menurut Miftah, sampai saat ini, BK belum menerima surat pengunduran diri anggota DPRD yang nyalon di Partai lain, padahal sesuai ketentuan, harus berhenti sebagai Anggota Parlemen. BK berkomitmen menindak lanjuti DPRD yang lompat partai setelah ada bukti fisik minimal berupa pengumumam KPUD yang menyebutkan bahwa ada anggota DPRD yang nyalon di Parpol lain.

"Jadi informasinya memang ada, namun kami tidak bisa menindak lanjuti kalau tidak ada bukti fisik. Minimal, namanya tercantum dalam pengumuman DCS KPU," kata Miftah di ruangan Badan Kehormatan.

Dari pengumuman KPUD itu, lanjut Anggota DPRD asal Pulau Raas ini, nantinya akan diketahui identitas dewan sekaligus Partainya yang mencalonkan di Parpol lain.

"Nanti kan, jelas, namanya siapa dan partai yang ditempati sekarang itu apa," tandas Miftah.

Politisi asal PPP ini mengemukakan, informasi yang diterimanya, anggota DPRD yang pindah Parpol pada proses pencalonan khususnya DCS Pileg 2014 itu pada umumnya politisi yang partainya tidak lolos verifikasi.

BK akan konsultasi pada pihak terkait diantaranya Kementrian Dalam Negeri, KPU Pusat, dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) untuk memastikan apakah Parpol yang tidak lolos itu dibubarkan atau justru berafiliasi ke Parpol lain.

"Intinya, kami tetap memproses apabila ada dewan yang nyaleg lintas Parpol," pungkas Miftah. (Faisal/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional