Dukungan KTP Bakal Calon DPD RI Dapil Sultra Disinyalir Ilegal
Tgl: 04/05/2013 17:44 Reporter: Gafar

KBRN, Kendari : Dukungan administrasi Berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejumlah bakal calon anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara, diduga tidak diperoleh langsung dari masyarakat.

Ketua KPU Sulawesi Tenggara, Abdul Kadir, mengungkapkan, sesuai hasil pleno berkas administrasi bakal calon anggota DPD RI 4 Mei 2013, Tim Verifikasi menemukan berbagai kejanggalan dukungan KTP para bakal calon.

“Kami mensinyalir, dukungan KTP yang diserahkan itu, diperoleh secara ilegal, yakni melalui berbagai usaha perkreditan dan pegadaian di Kota Kendari,“ ungkap Abdul Kadir kepada RRI, Sabtu (4/5/2013).

Atas hasil temuan itu, KPU Sultra masih memberikan batas waktu kepada sejumlah bakal calon anggota DPD RI untuk memperbaiki berkas dukungannya hingga 14 Mei 2013.

Sebelumnya, 52 bakal calon anggota DPD RI yang terdaftar di KPU Sulawesi Tenggara, seluruhnya telah diverifikasi, dengan tiga klasifikasi.

Klasifikasi pertama, sejumlah bakal calon dianggap memenuhi persyaratan dukungan seperti yang diamanatkan undang-undang.

Klasifikasi kedua, bakal calon masih diberi batas waktu untuk memperbaiki berkas dukungan mulai tanggal 5 hingga 14 Mei 2013.

Sedangkan Klasifikasi ketiga, KPU Sultra langsung menggugurkan sejumlah calon karena tidak memenuhi persyaratan, seperti dukungan KTP Palsu. (Gafar/HF)


Audio


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional