Rute Penerbangan Wings Air di Bandara Malikussaleh Ditambah
Tgl: 22/04/2013 07:14 Reporter: Deni Yusman

KBRN Lhokseumawe : Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Udara, Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Kabupaten Aceh Utara, Armiya, mengatakan, jadwal rute maskapai penerbangan komersil Wings Air di Bandara Malikussaleh, tahun ini ditambah.

Dimana yang sebelumnya hanya 2 kali dalam seminggu, namun kini menjadi 3 kali dalam seminggu, atau sebanyak 12 kali dalam setahun. Karena sejak kepemilikan Bandara diserakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) oleh PT. Arun LNG sejak tahun 2010, bisnis maskapai penerbangan komersil di bandara tersebut prospeknya terus berkembang pesat.

“Kita saat ini telah menambah rute penerbangan pesawat komersil di Bandara Malikussaleh. Pesawat Wings Air yang selama ini melayani rute penerbangan Lhokseumawe–Medan Sumut, sudah terbang tiga kali dalam seminggu. Jadwalnya, Selasa, Kamis, Sabtu. Kalau sebelumnya kan, Cuma 2 kali dalam seminggu, yakni Kamis dan Sabtu,“ terang Armiya kepada RRI, Minggu (21/4/2013), via Hand Phone selulernya.

Disamping operasional pesawat komersil, tambahnya, Bandara Malikussaleh juga dipakai untuk pendaratan pesawat Hercules milik TNI AU untuk mengangkut Logistik Lanud dan Paskhas yang bermarkas di Bandara. Bandara Malikussaleh didirikan sekitar 15 tahun yang lalu, karena adanya Proyek Vital Nasional seperti PT. Arun LNG, Exxon Mobil Oil Indonesia, dan lain-lain.

Ketika itu, aktifitas bandara hanya digunakan untuk pendaratan pesawat non komersil yang mengangkut awak karyawan dan petinggi di perusahaan gas raksasa itu. Namun sejak diserahkan kepada Pemkab Aceh utara pada tahun 2010 lalu, aktifitas bandara dikembangkan ke arah Bisnis dengan mendatangkan maskapai penerbangan Wings Air yang berkapasitas 70 seat penumpang dan merupakan anak perusahaan dari Lion Air.

Selain itu, Bandara tersebut juga merupakan Bandara kelas III C terbesar ke dua di provinsi Aceh setelah Bandara Rembele Takengon, Bandara Simeulue Aceh singkil, Bandara di Aceh Barat dan beberapa yang lainnya.

Bandara Malikussaleh juga didukung oleh sarana seperti Landasan pesawat seluas 60 Meter, dengan panjang Landasan 1.850 Meter, yang bisa digunakan untuk pendaratan Pesawat sekelas Boeing 727 berkapasitas 200 penumpang.

Serta memiliki tempat parkir pesawat, NDB pengendali, Tower, Armada Pemadam Kebakaran, Ambulance, Lori pengangkut barang, Detektor, tempat pemeriksaan, dan ruang VIP. (Deni/WDA)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional