Kekurangan dana, Panwaslu Madiun Ajukan Perubahan RAB
Tgl: 19/04/2013 18:55 Reporter: Eka Wulan

KBRN, Madiun : Anggaran yang disediakan Pemerintah Kota Madiun untuk pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwakot) Madiun bulan Agustus mendatang untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), kini sudah cair meski beberapa waktu lalu sempat membuat kekhawatiran pihak panwaslu.

Ketua Panwaslu Kota Madiun Agung Hariyadi mengatakan, anggaran yang disediakan Pemkot Madiun sebesar Rp 450 juta itu nantinya akan digunakan untuk keperluan pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) hingga honorarium PPK, PPS dan PPL pra pelaksanaan Pilwakot yang bersamaan dengan Pilgub Jatim.

Agung menegaskan, jumlah itu digunakan untuk masa kerja sembilan bulan persiapan Pilwakot, tujuh bulan masa kerja Panwascam, dan tiga bulan masa kerja PPL, karena pelaksanaan Pilwakot maupun Pilgub bersamaan sehingga sharing anggaran, baik dari Pemkot Madiun maupun Pemprov Jatim.

Agung menjelaskan, selain dari Pemkot Madiun, Panwaslu juga mendapat jatah anggaran dari Pemprov Jatim sebesar Rp 568 juta. Menurut dia, pihaknya harus mendanai secara pribadi karena ada beberapa item yang dilakukan Panwaslu Kota Madiun yang tidak masuk didalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

“Memang ada beberapa yang sudah kami lakukan, seperti Rapat Kerja (Raker) itu tidak masuk dalam RAB. Jadi, kita raker ke Bogor, Batu Malang, dan Tretes itu, dananya malah nggak muncul. Kita akan berupaya untuk mengajukan perubahan RAB itu, jadi dana-dana yang belum tercukupi akan kita mintakan lagi,” katanya, Jumat (19/4/2013).

Menurut Agung, untuk honorarium Penwaslu, baik dari Kota Maupun Provinsi, berbeda. Honorarium pelaksanaan Pilgub, dari Provinsi Jatim dianggarkan bagi Ketua Panwaslu mendapat jatah sebesar Rp 4,5 juta per bulan, sedangkan untuk anggota sebesar Rp 4 juta. Sementara untuk pelaksanaan Pilwakot, pihaknya hanya mendapat jatah Rp 4 juta per bulan, dan anggota Panwas mendapat Rp 3,5 juta per bulan. (Eka Wulan/HF)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional