Mahasiswa STAIN Pamekasan Tolak Kedatangan Khofifah
Tgl: 09/04/2013 17:14 Reporter: Andree Havid

KBRN, Pamekasan :  Kedatangan Khofifah Indar Parawansa, sebagai salah satu pemateri pada kegiatan Deklarasi Gusdurian Madura dan bedah buku “Melawan Pembajakan Demokrasi” yang berlangsung di aula kampus STAIN Pamekasan, Selasa (9/4/2013), mendapat penolakan sebagian mahasiswa setempat yang menyebut dirinya Komunitas Mahasiswa Trotoar (KOMAT).

Aris Apriyanto, selaku korlap aksi menuturkan, aksi tutup pintu masuk kampus STAIN itu dimaksudkan sebagai bentuk penolakan mahasiswa dari segala bentuk kegiatan politik praktis. Mereka mensinyalir kedatangan Khofifah merupakan kampanye terselubung, tokoh yang digadang-gadang sebagai salah satu bakal calon Gubernur Jatim tersebut.

“Ketika ujian itu berlangsung maka tidak akan pernah terjadi acara dari pihak intrakulikuler maupun ekstrakulikuler apalagi sekarang moment pemilihan gubernur. Meskipun ditegaskan tidak akan pernah ada pelaksanaan kampanye, cuma kami mahasiswa tidak ingin menjadi korban dari politik praktis,” terangnya.

Menjawab aksi mahasiswa ini, Sidiq, Ketua PMII Cabang Pamekasan mengatakan, bahwa kedatangan Khofifah murni sebagai pemateri bedah buku yang diselenggarakan Gusdurian Madura.

“Ini bukan dalam rangka yang berkaitan dengan kampanye, tapi ini bedah buku, basicnya jelas, basic keilmuwan. Jadi saya secara pribadi atas nama organisasi PMII juga menyayangkan kalau ini ditarik ke hal-hal yang sangat politis,” ujar Sidiq.

Sementara Muh. Fudholi, Ketua Gusdurian Madura, dalam sambutannya malah menegaskan, bahwa kedatangan Khofifah dalam kegiatan itu, tentu bernuansa politis sebab buku yang dibedah merupakan buku politik dengan judul Melawan Pembajakan Demokrasi karya Ach Millah Hasan. (Andree/DS/wDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional