PT KIFA Penyalur Mobil Damkar Hibah di Pare-pare Tidak Terdaftar
Tgl: 04/04/2013 18:31 Reporter: Kamaru Rahman

KBRN, Makassar: Niat Penyidik untuk memeriksa Yoesimone direktur PT KIFA sebagai saksi kunci pada kasus dugaan korupsi hibah pemadam kebakaran di Kota Parepare belum akan terwujut.

Hasil penelusuran Konsulat Jepang di Makassar tidak menemukan adanya perusahaan atau lembaga atas nama PT KIFA. Begitupun direkturnya tidak pernah berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Sementara Proses hukum atas penyidikan Korupsi hibah Pemadam kebakaran Pare-pare menurut Ketua Tim penyidik Chairul Amir akan mendahulukan pelimpahan atas kepala Dinas Pekerjaan Umum Pare-pare berinisial IR. Badaruddin selaku mantan Kepala Inspektorat Pare-pare yang juga menjadi Tersangka diperiksa oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi sebagai saksi untuk Tersangka IR Kamis,(04/04/13).

“Kita sekarang memeriksa Badaruddin selaku saksi untuk Tersangka IR dan mengenai ketidkjelasan PT KIFA akan ditindaklanjuti dengan memeriksa Walikota Pare-pare Sjamsu Alam yang membubuhkan tandatangan bersama Yoesimone Yamada dalam Kesepakatan bersama,” terang Chairul Amir.

Sementara itu LSM Benteng Ampera melalui direkturnya Muhammad Irhim menilai Walikota Pare-pare Sjamsu Alam seharusnya menjadi orang pertama yang dijadikan sebagai Tersangka dengan alasan kesepakatan bersama PT KIFA dengan Pemkot Parepare pada penyaluran hibah pemadam kebakaran hanya akal-akalan untuk menyalahgunakan dana transportasi Pemadam kebakaran sebesar Rp 900 juta.  (Kamaru/BCS)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional