Bupati Aceh Utara Sayangkan Pembunuhan dan Pemerkosaan masih Terjadi di Aceh
Tgl: 01/04/2013 20:32 Reporter: Deni Yusman

KBRN, Lhokseumawe: Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, menyayangkan sejumlah kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan di kabupaten Aceh utara, dalam beberapa pekan terakhir.

Dimana telah terjadi kasus pemerkosaan terhadap salah seorang Gadis asal Kecamatan Tanah Jambo Aye, serta ditemukannya mayat seorang gadis bernama Nurmala Dewi (17) di Desa Cot Seutui Kemukiman Beureughang Kecamatan Kuta Makmur, pada Minggu (31/3/2013), dalam sebuah sumur tua.

Menurut orang nomor satu di Aceh utara yang akrab dengan sapaan Cek Mad ini, sekalipun di daerah lain kasus kriminal seperti itu banyak terjadi, namun bagi orang Aceh yang kental akan Syari’at islam, hal itu sangat disayangkan.

“Kriminal biasa bagi daerah lain. Tapi kalo untuk Aceh ini memalukan. Tapi kenapa juga masih terjadi, itu tidak lain karena masyarakat Aceh sekarang kehidupannya tidak berpedoman pada ajaran agama. Orang Aceh sekarang tidak lagi memegang amanah itu dan agamanya.

Sesudah itu, diperparah pula oleh makin sulitnya orang mencari pendapatan ekonomi. Akibatnya yang terjadi saat ini muncul pembunuhan dan pemerkosaan. Bahkan Aceh utara juga sudah terindikasi pengguna Narkoba tertinggi jenis Shabu-shabu,“ sesal Muhammad Thaib kepada RRI, Senin (1/4/2013).

Pemkab sambung Bupati, tidak bosan-bosannya memberi himbauan kepada Masyarakat, agar bagaimana caranya muda-mudi berada di tempat pengajian memperdalam ilmu Agama. Sementara dilain sisi, Pemkab terus berpikir bagaimana caranya untuk membuka lapangan kerja bagi anak muda, meskipun saat ini belum ditemukan solusi yang tepat. (Deni/LL/WDA)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional