LPP RRI Buka Ruang Dialog untuk Tokoh Bangsa
Tgl: 28/03/2013 12:38 Reporter: Sugandi

KBRN, Jakarta: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia sebagai sumber informasi terpercaya dengan berpedoman  pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan kebenaran, serta  siaran yang memihak hanya kepada kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi LPP RRI Pancasila merupakan harga mati sebagai falsafah bangsa Indonesia.

Dialog khusus bersama Pro 3 RRI, tentang  'Upaya Pemantapan Pancasila' diruang VVIP Pro 3 RRI, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (28/3/2013), dihadiri oleh mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Sekjen Gerakan Pemantapan Pancasila Letjen TNI Syaiful Sulun, mantan Rektor dari Universitas Gadjah Mada Prof Dr Sofian Effendi, dan   Ketua Dewan Pengkajian Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Harry Tjam Silalahi, LPP RRI senantiasa siap membuka ruang bagi tokoh  untuk berdiskusi  mencari solusi bangsa.

Penegasan itu diungkapkan oleh Direktur Utama LPP RRI Rosarita Niken Widyastuti, menyusul kegalauan tokoh-tokoh bangsa atas nilai Pancasila yang semakin tergerus.

"Kami ingin membuat agenda untuk membahas apa solusi yang bisa kita ambil dari situasi yang ada. Salah satunya  adalah Pancasila sebagai dasar NKRI. Kita akan membuat dialog antara tokoh dengan pihak-pihak yang menempatkan Pancasila sebagai pilar,” kata Rosarita Niken Widyastuti.

Pancasila, ujar Niken, harus ditempatkan sebagai pondasi bukan pilar. “Kalau pilar kan tiang. Tiang itu berdiri dimana, dasarnya,” tanya Niken. (Sgd/AKS)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional