Mensos: Perlu Anggaran Berbasis Kebutuhan Atasi Masalah Sosial
Tgl: 22/03/2013 18:27 Reporter: Ria Saptawati

KBRN, Jakarta : Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengaku masih belum puas dengan penanganan masalah sosial di daerah karena belum menyentuh semua penyandang masalah sosial.

“Kalau bilang memuaskan saya belum puas, pasti ada kekurangan disana sini," kata Mensos Salim Segaf Al Jufri usai menutup review program Rehabilitasi Sosial di Jakarta, Jumat (22/3/2013).

Belum maksimalnya penanganan masalah sosial tersebut, menurut Mensos karena masih ada pola pikir terkait minimnya anggaran. 

“Kalau dana pasti kurang, tapi yang ada sekarang ini kita maksimalkan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah harus aktif," kata Mensos.

Mensos mengharapkan semua bergerak, melihat dan peduli dengan permasalahan sosial yang ada di sekitar, misalnya tuna rungu yang miskin harus diprioritaskan. 

"Saya tidak puas kalau hanya menunggu saja. Jadi jangan karena kemiskinan kita hanya pasif saja karena setiap UPT sudah punya anggaran jadi diprioritaskan yang miskin, kalau tuna rungu yang kaya mereka bisa memilih di panti mana untuk belajar," tambah Mensos. 

Mensos mengharapkan UPT menyiapkan data dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sehingga bisa dibantu jika membutuhkan anggaran dan terbatasnya anggaran bukan menjadi alasan untuk tidak menangani masalah sosial.

Ditegaskannya, untuk tangani masalah sosial tersebut Perlu anggaran berbasis kebutuhan atasi masalah sosial itu.

Data menunjukkan, Penyandang masalah sosial di Indonesia saat ini masih tinggi seperti anak telantar mencapai 4,5 juta anak, 2,8 juta lansia terlantar, penyandang disabilitas mencapai 3,11% dari populasi penduduk.

“Sudah saatnya seluruh stakeholder membantu dalam permasalahan sosial yang dihadapi, apalagi disebutkan adanya panti sosial yang mau roboh di salah satu daerah,” jelas Mensos.

Selain itu korban bencana alam dan bencana sosial yang tinggal di rumah tidak layak huni masih di atas dua juta sedangkan warga miskin dan sangat miskin 29 juta.

Dari sebagian masalah sosial tersebut yang menjadi prioritas Kementerian Sosial untuk ditangani adalah warga miskin, penyandang masalah sosial anak, lansia, penyandang disabilitas dan komunitas adat terpencil. (Ria/LL/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional