Radio Picture RRI, Olok-olok Yang Jadi Nyata
Tgl: 21/03/2013 13:14 Reporter: Widhie Kurniawan

KBRN, Surabaya: Pada sejumlah kalangan, termasuk jurnalis, dulu ada olok-olok tentang RRI. Kata mereka, RRI itu kurang bonafide karena hanya dengar suaranya saja.

Beda dengan surat kabar yang ada fotonya. Apalagi dengan televisi yang gambarnya bergerak dan menarik ditonton.

Sejumlah agency perikalanan dan Humas juga kurang tertarik untuk memasarkan produk consumer good mereka melalui radio, terlebih RRI.

Tetapi itu dulu. Sekarang banyak hal sudah berubah. Khalayak luas, kini selain mendengarkan suara khas para penyiar RRI, juga sudah dapat menyaksikan wajah cantik dan ganteng mereka. Semua itu berawal di Surabaya, Kamis (21/3/2013), ketika gagasan Kepala RRI Surabaya (2012-2013) M. Rohanudin, diresmikan oleh Dirut RRI Niken Widiastuti.

Adalah gagasan M. Rohanudin yang kini terpilih menjadi Direktur Teknik dan Media Baru RRI, untuk mewujudkan satu media penyampai berita atas konten dan siaran RRI. Media tersebut disebutnya Radio Picture. Satu sajian programa yang menguatkan unsur Radio dengan sentuhan visual.

Dengan pola itu, khalayak dapat mendengarkan siaran radio, dan sekaligus dapat juga menggunakan indera penglihatannya untuk menyksikan tayangan yang disajikan.

Apresiasi yang tinggi dari kalanghan RRI ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Dewas RRI, Zulhaqqi Hafiz dan anggota dewas lainnya, Dirut RRI Niken Widiastuti, Direktur Keuangan sekaligus Plt Direktur TMB, Kepala Pusat Pemberitaan, Kepala RRI Madiun Soleman Yusuf, serta kepala RRI se-Jawa lainnya.

Dalam pantauan KBRN, Studio Channel 5 dan Radio Picture ini memang menarik dan belum ada di stasiun RRI lainnya, dan bahkan mungkin di stasiun radio komersial sekalipun.

Kepala RRI Surabaya (2012-2013), selaku penggagas Radio Picture tampak cukup bangga dengan hasil karyanya. Pada bagian akhir sambutannya pada peresmian tersebut mengatakan ”Sesuatu yang luar biasa tidak bisa ditempuh dengan cara-cara yang biasa” .

Sementara itu Dirut RRI Niken Widistuti mengharapkan agar stasiun RRI lainnya dapat mengikuti  RRI Surabaya. (Widhie/DS/AKS)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional