Ketua Pepabri : Waspadai Unsur Pemecah Belah Indonesia
Tgl: 20/03/2013 20:17 Reporter: Syariful Alam

KBRN, Jakarta : Persatuan Purnawiarawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) menegaskan, unsur yang memecah-belah persatuan Indonesia harus diwaspadai. Ketua Pepabri Agum Gumelar mengatakan, di Indonesia tidak pernah ada presidennya yang ingin menyengsarakan rakyatnya.

“Jadi saya katakan ada unsur yang memecah belah itu jangan ragu, dan kita harus waspada. Di negeri tercinta ini tidak akan pernah ada presiden, Bung Karno, Soeharto, Gus Dur, Mega dan SBY yang ingin rakyat sengsara,” kata Agum dalam Dialog Kenegaraan dengan tema “Urgensi Menata Sistem Bernegara” di Gedung DPD, Rabu (20/3/2013).

Agum yang juga Ketua Ikatan Alumni Lemhannas mengatakan, perlu adanya etika dalam mengkritik tata kelolah bernegara. “Dalam mengkritik di kehidupan berbangsa itu harus ada etikanya. Dahulu zaman Orde Baru tidak sebebas saat ini. Bila dahulu mengkritik tak sebebas sekarang ini di media massa, di kampus-kampus dan di jalanan.”

Diakui Agum, tema sentral yang penting adalah bagaimana menyatukan dan menyolidkan antara TNI dan Polri.  “Tema sentral bagaimana mempersatukan matra laut, udara, darat dan Polri. TNI dan Polri harus solid. Kami sadar reformasi 98 itu sesuatu yang positif, dan juga ada juga negatif.”
“Jadi komunikasi sekarang ini yang kurang. Antisipasi 2014 ini harapan kita semua ini bisa berjalan dengan aman, tentram dan selamat. Oleh karenanya dalam menghadapi 2014 harus ada kedamaian.” (Syariful Alam/BCS) 


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional