KPU Provinsi Riau Terapkan Keputusan MK
Tgl: 14/03/2013 18:18 Reporter: Tongkulem Siregar

KBRN, Pekanbaru : Putusan mahkamah konstitusi (MK) pada Rabu 14 maret 2013 yang menyatakan pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) ataupun Daftar Pemilih Sementara (DPS), dapat menyalurkan suaranya dalam Pemilu Kepala Daerah dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), disambut baik komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau.

Ketua KPU Provinsi Riau, Tengku Edi Sabli kepada RRI, Kamis (14/3/2013), mengatakan, melalui putusan atas permohonan Uji Materi pasal 69 ayat 1 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, akan membantu KPU. Sebab, permasalahan mengenai pemilih dengan sendirinya akan terselesaikan, karena selama ini masalah pemilih sangat rawan bagi pasangan calon, dan selalu akar masalah dalam laporan persoalan pemilukada.

"Bahkan, KPU Provinsi Riau sudah menerapkan hal tersebut pada Pemilu Legisilatif 2009 lalu, dan akan menerapkan putusan MK tersebut pada Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, yang pelaksanaan pemungutan suaranya dijadwalkan Rabu 4 september 2013 mendatang," jelasnya.

Namun, KPU akan tetap selektif melakukan pendataan pemilih, sebab hal tersebut berpengaruh pada jumlah dukungan pasangan calon independen atau perseorangan serta jumlah kertas suara yang akan dicetak.

KPU Provinsi Riau sebagai lembaga penyelenggaran pemilu juga akan menginstruksikan kepada KPU Kabupaten Indragiri Hilir untuk melaksanakan putusan MK tersebut pada Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir yang pelaksanaannya bersamaan dengan Pemilukada Gubernur Riau. (Tongkulem/HF))


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional