Bentrok Warga Kembali Terjadi di Palu
Tgl: 08/03/2013 14:51 Reporter: Roy Job Runtukahu

KBRN, Palu: Konflik antar warga di Palu (Sulteng) seolah sulit dihentikan. Terbukti bentrok warga kembali terjadi Jumat (8/3/2013) pagi melibatkan dua kelurahan bertetangga, yakni Tanggiso dan Pengavu di Kecamatan Tatanga Kota Palu.   Mereka saling serang dengan senjata api rakitan, parang dan batu.

Bentrokan terjadi di ruas Jalan Padanjakaya. Warga membarikade ruas jalan dengan batu dan pelbagai barang, seperti seng dan papan.

Aparat Kepolisian dari Polres Palu yang datang ke TKP nyaris menjadi sasaran amuk massa.  Warga marah saat petugas berusaha menangkap salah seorang warga. Namun, situasi berhasil dikendalikan saat polisi kembali melepas warga tersebut.

Kapolres Palu, AKBP Trisno Rahmadi kepada reporter RRI, Jumat (8/3/2013) mengatakan belum diketahui secara pasti apa penyebab bentrok. Petugas masih mengumpulkan data di lokasi kejadian.

“Sampai saat ini kita cari juga tidak ada orangnya, itu dia. Kami masih di TKP ini ! Begitu kami datang bubar, nah ini yang agak sedikit, bagaimanalah kita ini.  Seolah olah kucing kucingan dengan kita”. ujar Kapolres yang belum sebulan bertugas di PolresPalu menggantikan AKBP Ahmad Ramadhan.

Terkait upaya penanganan konflik agar tidak melebar ke tempat lain, Trisno Rahmadi menegaskan akan berkoordinasi dengan Walikota Palu, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.

“Jadi hari saya sudah minta waktu pak Walikot. Kita pinjam balaikota kemudian harus ngomong pak Walikota ke masyarakatnya. Ya jelas dong, gak mungkin polisibekerja tanpadibantu masyarakat”.

Sampai saat ini belum ada pelaku yang diamankan pihak kepolisian. Kapolres menegaskan sudah menjadi tugasnya untuk menyelesaikan secara tuntas konflik antar warga yang terus menerus terjadi diwilayah hukumnya.

“itulah makanya saya ditugaskan disini. Saya akan menyelesaikannya ! Pungkas Trisno. (Roy Job) 


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional