Tunggu Juknis, Kurikulum 2013 belum Disosialisasikan
Tgl: 19/02/2013 16:58 Reporter: Faisal Warid

KBRN, Sumenep : Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep belum menentukan pelaksanaan sosialisasi tentang perubahan kurikulum pendidikan 2013. Pasalnya, sampai saat ini, Disdik bekum menerima Petunjuk Tekhnis (Juknis) lebih lanjut terkait perubahan kurikulum tersebut dari Pemerintah Pusat.

Kepala Disdik Sumenep, Ahmad Masuni menjelaskan, kurikulum 2013 dapat diterapkan, tentunya apabila buku-buknya sebagai pedoman pelajaran sudah tersedia karena dalam kurikulum tersebut mengalami banyak perubahan.

Sesuai rencana, Pemerintah akan menurunkan Tim Khusus guna memberikan sosialisasi kurikulum 2013 ke daerah, hanya saja mengenai waktu pelaksanaannya belum ditentukan. Namun demikian, Disdik telah menetapkan tiga sekolah penyelenggara, yakni SMA Negeri 1 Sumenep, SMA Negeri 1 Kalianget, dan SMA Negeri 1 Bluto.

Menurut Masuni, perubahan kurikulum 2013 signifikan terhadap metode pembelajaran, diantaranya tematik, konseptual, integratif yang intinya merangsang nalar berfikir lebih cepat. Disamping itu, dalam kurikulum 2013 terdapat tambahan jam pelajaran, sehingga siswa lebih lama di sekolah guna mencegah pengaruh negatif terhadap anak didik.

“Jadi nanti apabila kurikulum 2013 ini diterapkan, dari segi jam pelajaran juga berubah karena lebih lama di sekolah,” kata Masuni, Selasa (19/2/2013) di Kantor Disdik.

Masuni menambahkan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan Momorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan dengan Pemerintah Pusat mengenai pelaksanaan kurikulum 2013, yang rencananya dimulai Juli mendatang. Adapun pelaksanaan kurikulum 2013 itu sendiri dilakukan secara bertahap, yakni untuk tingkat SD mulai kelas 1 hingga 4, SMP kelas 7, dan SMA kelas 10.

“Jadi pelaksanaannya tidak serantak melainkan bertahap. Sehingga, nantinya untuk tahun berikutnya semuanya tingkatan kelas di berbagai jenjang pendidikan dari dari SD hingga SMA ditarget berpedoman pada kurikulum 2013,” tutup Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMK Sumenep ini. (Faisal/LL/WDA)


Audio


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional