5 juta Penerima Jamkesmas di Jatim Tak Lagi Masuk Daftar
Tgl: 08/02/2013 15:36 Reporter: Yulia Sary

KBRN, Surabaya : Hilangnya 5 juta warga kurang mampu penerima Jamkesmas di Jawa Timur tahun 2013, memunculkan sejumlah pertanyaan dan anggapan dari kalangan dewan, LSM dan Masyarakat bahwa data yang digunakan sebagai patokan penetapan tidak valid dan kemungkinan terjadi permainan oleh oknum tertentu dalam pelaksanaannya.

Pasalnya hal ini muncul setelah Kementerian Kesehatan mengumumkan jumlah penerima Jamkesmas di Jatim tahun 2012 yang jumlahnya meningkat dari sebelumnya sebesar 10,5 juta, saat ini menjadi 12,5 juta. Namun Anehnya dari angka 12,5  juta ini, 7,5 juta diantaranya adalah nama baru sedangkan 5 juta adalah nama penerima Jamkesmas lama.

Diungkapkan Hari Putri Lestari dari LSM Sapu Lidi, saat dihubungi RRI Jum'at (8/2/2013), kejadian ini diindikasi adanya permainan dalam pemberian kartu Jamkesmas bagi warga kurang mampu oleh aparat pemerintahan yang bisa saja diberikan kepada keluarga maupun kerabatnya sendiri.

"Belum Lagi pemerintah kurang serius dalam menangani permasalahan ini karena data yang digunakan sebagai acuan sebagian besar mengalami kesalahan," ujarnya.

Sementara itu menanggapai hal ini anggota komisi E Propinsi DPRD Jawa Timur, Fuad Masuni mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan ulang terkait data yang digunakan untuk pemberian jamkesamas bagi masyarakat. Fuad mengakui dari data yang diterima dari BPS dan Program Nasional Percepatan Pemberantasan Kemiskinan (PNP2K),ditemui banyak kesalahan.

"Dari hasil evaluasi dan pengecekan ulang yang dilakukannya ternyata dari total jumlah 5juta lebih warga penerima kartu jamkesmas yang hilang hanya ada 460 ribu yang sebenarnya tidak menerima," jelasnya.

Dikatakan Fuad Masuni untuk menghindari terjadinya kembali hal serupa, sebaiknya masyarakat juga turut memantau penyaluran jamkesmas kalau-kalau ditemukan adanya kecurangan. Selain itu instansi terkait perlu mencocokkan data yang dimilikinya agar tidak terjadi kesalahan kembali.

"Bahkan untuk warga masayarakat yang memiliki kartu jamkesmas dengan kesalahan data nantinya juga akan dilakukan pergantian kartu," tandasnya.  (Sary/Rio/WDA)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional