Stasiun KA Bandara Kuala Namu Baru Selesai 30 Persen
Tgl: 05/02/2013 18:04 Reporter: Widya

KBRN, Medan : Pengoperasian kereta api bandara atau Airport Railink Services (ARS) untuk mendukung operasional Bandara Internasional Kuala Namu, tidak akan berjalan optimal. Pasalnya, pengerjaan stasiun ARS di Bandara Kuala Namu baru selesai 30 persen.

Dalam test drive ARS oleh PT Railink dari Stasiun Besar Medan ke Bandara Kuala Namu, Selasa (5/2/2013), diketahui bahwa Stasiun ARS di Bandara Kuala Namu belum rampung. Puluhan pekerja tampak sedang bekerja membangun peron stasiun.

Asisten Chief Cevil Enginering PT Angkasa Pura 2 Bambang Hermanto mengatakan, pembangunan stasiun ARS tersebut memang baru selesai 30 persen. Namun, ia optimis pembangunan tersebut akan selesai sesuai target pengoperasian bandara yang ditetapkan pemerintah, yakni akhir Maret atau awal April 2013.

"Sesuai target, akhir Maret atau awal April target operasional. Ini cepat, karena menggunakan sistem pra-cetak. Jadi dicetak dulu, nanti tinggal tempel," katanya.

Namun demikian, Bambang mengakui operasional stasiun ARS tersebut tidak bisa optimal karena tidak akan rampung 100 persen.

"Artinya, penumpang sudah bisa naik turun. Stasiun kemungkinan belum berfungsi, tapi untuk naik turun penumpang sudah bisa. Minimal operasional sudah bisa, atap sudah tertutup," imbuhnya.

Kereta api bandara nantinya akan dioperasikan sejalan dengan beroperasinya Bandara Internasional Kuala Namu. Kereta api tersebut direncanakan beroperasi sebanyak 26 perjalanan dalam sehari, yakni 13 perjalanan dari Stasiun Medan dan 13 perjalanan dari Bandara Kuala Namu, dengan kecepatan 70-80 km per jam. Kereta api bandara pertama di Indonesia tersebut akan mengangkut 4.000 penumpang setiap hari dengan tarif sebesar Rp 80.000 per orang. (Widya/LL/HF)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional