Menariknya Kerajinan dari Limbah Uang Kertas
Tgl: 25/01/2013 21:57 Reporter: Ciptati Handayani

KBRN, Surakarta : Limbah uang kertas dari Bank Indonesia (BI) ternyata bisa dibuat menjadi barang kerajinan tangan yang cukup menarik dan unik, berupa souvenir, tempat assesoris, kotak bingkisan atau box gift dan tempat hantaran pernikahan. Kerajinan ini dibuat peserta pelatihan di kampus Solo Techno park (STP) Kota Solo.

“Pelatihan dengan 10 peserta, terselenggara atas kerjasama STP, Bank Indonesia (BI) dan lembaga Bina Usaha Mandiri.  Mengolah limbah uang kertas dari BI, menjadi kerajinan yang unik dan menarik ini, memang baru diperkenalkan kepada peserta pelatihan”, ungkap Titi Handayani, salah satu instruktur dari lembaga Bina Usaha Mandiri, Jumat (25/1/2013).

Disebutkan, hasil kerajinan itu diyakini memiliki pangsa pasar tersendiri, dan nilai jual yang  tidak kalah dengan kerajinan serupa berbahan baku limbah kertas Koran. Apalagi bahan bakunya cukup murah, memanfaatkan secara gratis limbah uang kertas dari BI Solo yang selama ini dibuang sebagai sampai tidak berguna.

“Kerajinan serupa berbahan baku limbah kertas, harganya Rp3.000-Rp4.000 per buah, maka untuk kerajinan limbah uang kertas, juga tidak kalah. Pasar juga terbuka, karena orang yang mau nikah pasti butuh sovenir”, ujarnya.

Proses pembuatan kerajinan dari limbah uang kertas itu relative mudah, serpihan uang kertas direndam dengan campuran soda api, kemudian diblender dengan campuran tepung kanji dan lem fox, menjadi bubur atau adonan yang diberi warna sesuai selera dan dicetak menjadi kertas. Kemudian kertas itu dibentuk menjadi aneka kerajinan menarik.

Direktur Kerjasama STP, Darsono juga menambahkan, untuk memproduksi kerajinan dari limbah uang kertas itu, peserta mendapat pendampingan agar menjadi seorang Wirausaha atau interprenur mandiri.

“Kami targetkan, jika peserta pelatihan mampu menjadi enterprenur,  paling tidak sebulan bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp2,5 juta,” imbuh darsono. (Ciptati/LL/WDA)


Komentar Anda:

copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional