Pelanggaran Kasus Norma Adat Tertinggi Ditangani Lembaga Peradilan Adat
Tgl: 20/01/2013 09:10 Reporter: Opin Tanati / Devi.P

KBRN, Biak : Lembaga Peradilan Adat di Dewan Adat Byak selama tahun 2012 telah menangani 32 kasus yang dinilai masuk pada kategori pelanggaran norma adat, salah satunya yakni penyelesaian masalah perzinahan.

Ketua III Bidang Peradilan Adat di Dewan Adat Byak, Gerard Kafiar mengatakan dari semua kasus yang ditangani selama Januari hingga Desember 2012 lalu, pelanggaran norma adat masih menduduki posisi tertinggi. Setelah itu menyusul penyelesaian masalah hak ulayat tanah sebanyak 25 kasus.

" Terhitung 5 Januari 2012 hingga 22 Desember 2012, lembaga kami telah melakukan penyelesaian kasus-kasus pelanggaran norma adat sebanyak 32 kasus dan masalah hak ulayat tanah sebanyak 25 kasus." Jelas Gerard Kafiar.

Lebih lanjut kata Gerard Kafiar dari semua upaya penyelesaian kasus baik pelanggaran norma adat dan masalah hak ulayat diakui masih sering dipersulit oleh lambatnya pembayaran uang denda. Sehingga dari 32 kasus pelanggaran norma adat yang ditangani Peradilan Adat di Dewan Adat Byak baru ada sekitar 25 kasus yang diselesaikan.

Sedangkan untuk penyelesaian masalah hak ulayat tanah, 20 kasus diantaranya telah selesai dan 5 kasus masih menunggu proses pembayaran uang ganti rugi. (Opin/BCS)


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional