Jelang Pilgub, DPT Jatim Masih Amburadul
Tgl: 14/01/2013 11:36 Reporter: Benny Hermawan

KBRN, Surabaya: Jutaan Masyarakat Jawa Timur terancam tidak dapat mengikuti Pilgub Jawa Timur 2013, menyusul hingga kini belum sinkronnya data DPT antara yang dimiliki KPU Jatim dengan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dari Kementerian Dalam Negeri yang diserahkan Gubernur Soekarwo, awal Desember lalu.

Dalam DAK2 versi Kemendagri,jumlah masyarakat Jatim yang jadi pemilih sesuai wajib KTP tercatat 29,606 juta dari total jumlah penduduk 41,437 juta. Sementara koleksi data yang dilakukan KPU Jatim ke 38 kabupaten/kota, jumlah pemilih mencapai 32,478 juta,

Dengan beda selisih yang cukup signifikan tersebut jika di lihat data yang ada,itu berarti terdapat 3 juta lebih data Wajib KTP yang menjadi pemilih dalam Pilgub 2013 berbeda. 

Menyikapi data yang berbeda dan semakin dekat nya jadwal Pilgub 2013,Hary Soegiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Kadisnakrtransduk) Jawa Timur mengaku akan sesegera mungkin menyingkronkan dua data berbeda versi KPU dan Depdagri dengan data e-KTP,mengingat hal tersebut sangat dibutuhkan tidak hanya untuk Pilgub 2013,namun juga di gunakan sebagai DPT Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.  

“Memang ada perbedaan angka DPT antara Mendagri dan KPU,kita akan sesegera mungkin melakukan Skinkronisasi,karena berdasarkan ketentuan penyerahan DP4 untuk Pilkada Pilgub H-6 bulan harus selesai"Ungkap Hary Seogiri.Senin (14/01/12).

Pentingnya kabupaten/kota secepatnya melakukan sinkronisasi DP4,di jelaskan Hary karena 29 Januari nanti, Gubernur Soekarwo akan menerima DP4 dari Presiden di Jakarta. 

Setelah itu, tanggal 7 Pebruari, Gubernur membagikan DP4 kepada Bupati/ Walikota di Jatim.Dari fata DP4 yang sudah di bagikan tersebut akan di serahkan Presiden kemudian nantinya dapat dipakai untuk data DP4 Pilgub di Jatim. (Benny Hermawan/AKS) 


Komentar Anda:


copyright© 2012 Radio Republik Indonesia - Kantor Berita Radio Nasional